Cegah Penumpukan di Arus Balik, Pelabuhan Bakauheni Terapkan Delaying System

penerapan delaying system (sistem tunda) guna mencegah penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 12 April 2024 | 15:42 WIB
Cegah Penumpukan di Arus Balik, Pelabuhan Bakauheni Terapkan Delaying System
Ilustrasi Pelabuhan Bakauheni. Pelabuhan Bakauheni terapkan delaying system selama arus balik Lebaran Idul Fitri 2024. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Selama arus balik Lebaran Idul Fitri 2024 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, akan diterapkan delaying system (sistem tunda). 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan penerapan delaying system (sistem tunda) guna mencegah penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni.

"Mengenai arus balik Lebaran 2024 ini terutama di Pelabuhan Bakauheni akan tetap menerapkan skema delaying system agar bisa mengurai kepadatan kendaraan," ujar Bambang Sumbogo, Jumat (12/4/2024).

Ia mengatakan penerapan sistem tunda tersebut dilakukan sebab adanya peningkatan penyeberangan yang sebelumnya diprediksi hanya 56 persen ternyata telah mencapai 61 persen.

Baca Juga:Arti Stiker Merah dan Hijau yang Dipasang di Kendaraan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni

"Kita sudah mendapatkan informasi serta peringatan dari Pelabuhan Merak agar Pelabuhan Bakauheni bisa mengantisipasi kemacetan arus balik. Dan penerapan delaying system ini jadi kata kunci untuk pengendalian jangan sampai ada antrean di Bakauheni," katanya.

Bambang melanjutkan sebelum sistem tunda dilaksanakan, maka sebelumnya akan dilakukan pemeriksaan tiket penyeberangan per kendaraan terlebih dahulu.

"Begitu telah dilakukan verifikasi dengan maksimal, maka baru dilaksanakan delaying system. Nanti kita lakukan penyekatan seperti tahun kemarin sampai di kilometer 87," ucap dia.

Bambang merincikan sistem tunda itu akan dilakukan di rest area kilometer 49 B dengan kapasitas parkir 250 kendaraan, rest area kilometer 33 B berkapasitas parkir 80 kendaraan, dan rest area kilometer 20 B dengan kapasitas parkir 250 kendaraan, rest area kilometer 87 B dengan kapasitas parkir 250 kendaraan.

Kemudian rest area 49 B dengan kapasitas parkir 250 kendaraan, rest area 33 B yang berkapasitas 80 kendaraan.

Baca Juga:Puncak Arus Balik Bakal Padati Pelabuhan Bakauheni pada H+2 Idul Fitri

"Kemudian dua lokasi buffer zone lain yang akan digunakan untuk delaying system yakni di jalan arteri berlokasi di Gayam bekas terminal agribisnis di Jalan Nasional Lintas Tengah dan rumah makan Tiga Saudara di Jalan Lintas Timur dengan kapasitas parkir 50 kendaraan, atau bisa juga di rumah makan Gunung Jati," tambahnya.

Menurut Bambang, harapannya kepadatan dapat segera di antisipasi dengan pelaksanaan delaying system dan kemungkinan dapat pula dilakukan penambahan kapal sebagai langkah antisipasi lainnya.

"Harapannya di arus balik ini bisa diantisipasi, kalau untuk tambahan kapal masih menunggu dan ada kemungkinan ditambah bila memang sangat dibutuhkan," ujar dia. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak