6 Kabupaten di Lampung Jadi Target Program Yansos Jejama 2024

Program Yansos Jejama adalah layanan rehabilitasi kepada penyandang disabilitas

Wakos Reza Gautama
Rabu, 24 Januari 2024 | 08:26 WIB
6 Kabupaten di Lampung Jadi Target Program Yansos Jejama 2024
Ilustrasi penyandang disabilitas. Program Yansos Jejama di tahun 2024 diprioritaskan ke enam kabupaten di Lampung.

SuaraLampung.id - Enam kabupaten di Provinsi Lampung menjadi target pelaksanaan program Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) di tahun 2024.

Program Yansos Jejama adalah layanan rehabilitasi kepada penyandang disabilitas yang langsung mendekat ke lokasi tempat tinggal para penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi mengatakan, pada 2024 program Yansos Jejama menargetkan enam kabupaten sebagai lokasi kegiatan rehabilitasi bagi penyandang disabilitas.

Enam kabupaten itu yakni Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan, Lampung Timur, Pringsewu, Pesawaran, dan Kota Metro.

Baca Juga:46 TPS di Bandar Lampung Masuk Kategori Rawan, Ini Lokasinya

"Total akan ada 600 orang penyandang disabilitas yang akan mendapatkan pelayanan rehabilitasi," kata Aswarodi.

Sedangkan di APBD perubahan pemerintah daerah akan melaksanakan program rehabilitasi bagi penyandang disabilitas di sembilan daerah yang belum mendapatkan layanan tersebut.

Aswarodi mengatakan, di Lampung ini kurang lebih ada 40 ribu penyandang disabilitas, dan baru 25-30 persen atau 10 ribu lebih penyandang disabilitas yang menerima layanan rehabilitasi dari panti rehabilitasi milik pemerintah ataupun lembaga kesejahteraan sosial.

"Sehingga melalui program Yansos Jejama ini kami mencoba memberikan pelayanan ke 75 persen penyandang disabilitas yang belum mendapatkan layanan rehabilitasi," katanya.

Aswarodi mengatakan, kebanyakan penyandang disabilitas yang belum tersentuh layanan rehabilitasi berada di daerah 3T, yang memiliki akses transportasi dan jangkauan informasi yang sulit.

Baca Juga:Tahun 2024, BEI Lampung Memperkuat Literasi Pasar Modal

Pelayanan rehabilitasi ini dilaksanakan di lokasi seperti balai desa atau kecamatan dengan penyandang disabilitas yang jumlahnya cukup banyak.

"Nanti dalam melakukan pelayanan kami didampingi tim yang meliputi dokter, psikiater, BPJS, Disdukcapil. Dalam sekali pelayanan akan menyasar 100 orang penyandang disabilitas, nanti keluarga juga akan diberikan biaya transportasi untuk mengantar penyandang disabilitas untuk ke lokasi," katanya.

Menurut Aswarodi, pada tahun 2023 sudah ada 1.500 orang penyandang disabilitas di desa-desa yang mendapatkan intervensi rehabilitasi yang dilakukan bisa satu sampai tiga kali dalam satu bulan di satu kabupaten.

"Kuota memang 100 orang yang mendapatkan layanan, akan tetapi kalau ada yang datang lebih kami akan datangi langsung ke rumah masing-masing. Tujuan akhir program ini semua penyandang disabilitas bisa mendapatkan layanan rehabilitasi, dan pemerintah kabupaten serta kota bisa meniru program ini sehingga hak-hak penyandang disabilitas bisa terpenuhi," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak