Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena

Pelaku utama berinisial RON tewas tertembak petugas di wilayah Pesawaran

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:05 WIB
Ujung Pelarian Bandit Curanmor yang Menembak Mati Bripka Arya Supena
Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf memaparkan proses penangkapan dua tersangka curanmor yang menembak mati Bripka Arya Supena. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Bripka Arya Supena gugur ditembak pelaku saat berupaya menggagalkan aksi pencurian motor di Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026).
  • Tim Gabungan Polda Lampung menangkap tersangka HAM di Lampung Timur setelah melakukan pelacakan intensif selama beberapa hari.
  • Pelaku utama berinisial RON tewas tertembak petugas di wilayah Pesawaran karena melakukan perlawanan aktif saat proses penangkapan.

SuaraLampung.id - Pelarian gelap RON dan HAM, dua bandit jalanan yang telah merenggut nyawa seorang Bhayangkara sejati, akhirnya menemui titik henti.

Dalam sebuah drama penangkapan yang menegangkan di dua lokasi berbeda, Tim Gabungan Polda Lampung berhasil menuntaskan pengejaran terhadap pelaku penembakan Bripka Anumerta Arya Supena.

Sang eksekutor, RON, harus tewas di tempat persembunyiannya di Pesawaran, setelah peluru petugas menghentikan perlawanan membabi-butanya.

Tragedi ini bermula pada Sabtu (9/5/2026), saat Bripka Arya Supena melihat sebuah aksi kejahatan di depan matanya di Jalan ZA Pagaralam, Bandar Lampung.

Baca Juga:Penyekatan Ketat di Perbatasan Lampung: Polisi Persempit Ruang Gerak Eksekutor Bripka Arya Supena

Sebagai seorang polisi, instingnya tak membiarkan bandit menyentuh motor korbannya. Ia mencoba mengamankan RON yang tengah merusak lubang kunci motor.

Namun, keberanian Arya disambut dengan keganasan. Pergumulan fisik tak terhindarkan. Dalam situasi yang sangat cepat dan kacau, RON berhasil merebut senjata api milik Arya. Sebuah dentuman pecah, peluru bersarang di kepala sang polisi, merobohkan tubuhnya.

Setelah kejadian itu, kedua pelaku melarikan diri bagai bayangan. Mereka sempat mengubur senjata api milik sang polisi di rumah HAM untuk menghilangkan jejak, sebelum akhirnya berpencar demi menghindari kepungan petugas.

Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf, dalam konferensi pers, Jumat (15/5/2026), memaparkan bagaimana timnya bekerja tanpa lelah melacak jejak kedua pelaku.

"Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda. HAM kami ringkus di Lampung Timur, sementara sang eksekutor, RON, terlacak bersembunyi di wilayah Pesawaran," ungkap Irjen Helfi.

Baca Juga:Bandit Bersenpi di Bandar Lampung Nekat Tembaki Korban Saat Kejar-kejaran, Berakhir di Masjid

Saat dikepung petugas, HAM melakukan perlawanan aktif yang membahayakan nyawa polisi. Petugas terpaksa melepaskan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkannya.

Nasib lebih tragis menimpa RON. Mengetahui dirinya akan ditangkap, ia justru mencabut senjata api rakitan dan melepaskan tembakan ke arah petugas. Duel senjata pun pecah di Pesawaran. RON akhirnya tewas diterjang peluru petugas setelah menolak menyerah. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak