Deretan Peninggalan Zaman Megalitikum di Lampung

sejumlah daerah di Lampung yang memiliki peninggalan zaman megalitikum

Wakos Reza Gautama
Selasa, 21 November 2023 | 10:45 WIB
Deretan Peninggalan Zaman Megalitikum di Lampung
Ilustrasi situs batu bedil peninggalan zaman megalitikum di Tanggamus. Deretan daerah di Lampung yang memiliki peninggalan zaman megalitikum. [kemdikbud.go.id]

Salah satu dolmen yang sudah patah menjadi dua, bergores penuh dan satu batu lagi juga bergores penuh. Batu bergores sejenis ini diketemukan juga di Air Hitam.

2. Tanggamus

Kompleks Megalitik yang luas juga adalah di Batu Bedil di Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus. Kompleks Batu Bedil terdiri dari 2 tempat.

Batu Bedil Hulu yang terdiri dari sebuah patung batu gajah dikelilingi oleh menhir dan dolmen.

Baca Juga:Polisi Dalami Pelaku Lain Kasus Pencurian BRILink di Pesisir Barat

Kompleks Batu Bedil Hilir terdiri dari dolmen dan menhir dan beberapa buah batu lumpang. Kompleks Batu Hilir ini sebagian sudah ditutup oleh bangunan rumah penduduk.

Di daerah Kecamatan Cukuhbalak, banyak juga diketemukan situs megalitik seperti batu-batu kursi di Atarberak, yang menurut cerita berasal dari masa Hindu, tetapi mungkin berasal dari masa sebelumnya.

Selain itu juga batu yang disebut batu pelus, sejenis batu besar yang digores-gores semacam orang memotong ikan.

3. Lampung Timur

Di Pugungraharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur diketemukan suatu bekas pemukiman yang sangat luas, dengan peninggalan dari masa megalit maupun klasik.

Baca Juga:Lampung Sudah Didiami Masyarakat Sejak Zaman Purba, Ini Buktinya

Tiga buah batu bergores dan sebuah menhir dikelilingi oleh batu-batu berjejer dan salah satunya semacam tempat duduk dengan sandaran.

Menhir semacam ini diketemukan juga di Jabung. Di kedua tempat itu terdapat perbentengan dari tanah yang dikelilingi oleh parit yang dalam.

Di Pugung Benteng panjangnya sampai 1 km. Sedang di Jabung berbentuk segi empat dengan panjang masing-masing sisinya 200 m.

Di Pugung terdapat juga punden besundak dari tanah dalam jumlah yang banyak. Benteng tanah semacam itu terdapat juga di Kalianda, tetapi usianya lebih muda.

Fungsi benteng itu adalah perlindungan terhadap binatang buas. terutama gajah. Tempat tinggal penduduk waktu itu mungkin serupa dengan rumah adat Lampung yang sekarang.

Yang dapat ditemukan sekarang tinggal bekas-bekas pondasi rumah dari batu. Pada bekas pondasi, itu diketemukan manik-manik dari kaca maupun dari batu carnalin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak