Posko berada di samping masjid. Untuk melerai agar tidak terjadi penyerangan karena teman-teman yang berada di posko ketakutan, karena mereka sedang beristirahat.
Salah satu alumni HMI Komisariat Hukum UBL, Bang Edwin dan selaku pemilik rumah yang dipakai untuk adik-adik beristirahat berinisiatif untuk menasehati kelompok-kelompok tersebut yang melakukan perusakan di komisariat hukum.
Edwin diantar oleh salah satu kader ke depan Gang Mata Intan dan berpapasan dengan massa. Edwin turun dari mobil untuk menasehati mereka ternyata malah dilakukan pemukulan dan penculikan oleh massa yang berasal dari teknik syariah dan sospol.
Kader yang mengantar mobilnya turut dilakukan pelemparan batu dan lari ke polsek untuk melapor. Edwin disandera dengan masa anarkis ditutup mata, tangan diborgol dan dilakukan pemukulan sekitar pukul 03.00 pagi, dan baru dibebaskan di depan indomaret UBL sekitar pukul 06.30 pagi Wib.
Baca Juga:Buntut Kericuhan Konfercab HMI Cabang Bandar Lampung, 4 Kader Komisariat Teknik Unila Dikeroyok
Pukul 05.00, saat sedang koordinasi dengan pihak Polsek, Ketua umum HMI Komisariat Ekonomi mendapat kabar bahwa komisariat ekonomi pun diserang dengan masa anarkis tersebut.
Menurut keterangan warga komisariat sampai hampir dibakar, dan kondisi komisariat hancur sama halnya dengan komisariat Hukum Unila.