Kekesalan Mahathir Mohamad Melihat Bangsa Melayu Masih Tertinggal

Di usianya yang sudah mencapai 97 tahun, Mahathir Mohamad mengakusudah tidak ada lagi yang diinginkan

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 26 Februari 2022 | 10:45 WIB
Kekesalan Mahathir Mohamad Melihat Bangsa Melayu Masih Tertinggal
Ilustrasi Mantan Pendana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad. Mahathir Mohammad kesal bangsa Melayu masih tertinggal. [suara.com/Adrian Mahakam]

SuaraLampung.id - Sebagai orang Melayu, mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, kesal karena bangsanya  masih tertinggal.

Di usianya yang sudah mencapai 97 tahun, Mahathir Mohamad mengaku sudah tidak ada lagi yang diinginkan selain ingin melihat bangsa Melayu jadi bangsa yang maju.

"Kita belum menjadi bangsa yang maju. Meski Malaysia diakui sebagai Middle Income Country namun orang Melayu belum mencapai level itu. Rata-rata orang Melayu masih miskin," katanya melalui blog-nya di Kuala Lumpur, Jumat (25/2/2022).

Mahathir bersyukur dirinya sudah sembuh dari serangan berat pada kesehatannya.

Baca Juga:Shin Tae-yong Kalem saat Thailand dan Malaysia Ambisius Lolos ke Piala Asia 2023

"Jadi ketika diserang saya putus asa. Saya percaya waktu saya telah tiba. Tapi Alhamdulillah hari ini saya sudah kembali sehat, hampir seperti orang normal," katanya.

Namun dia bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan dalam sisa hidupnya.

"Saya bertanya-tanya apa yang akan saya lakukan dengan sisa hidup ini? Apakah sejauh makan dan minum, hanya bersenang-senang. Waktunya tentu tidak lama. Saya berusia 97 tahun. Apa waktu yang singkat ini harus dihabiskan begitu saja?" katanya.

Mahathir menyatakan kemampuannya saat ini terbatas dibanding saat dia berkuasa.

"Kemampuan saya terbatas. Tidak seperti dulu ketika saya menjadi Perdana Menteri. Tapi teman saya bersikeras bahwa posisi tertinggi itu tidak penting. Orang tua dan berpengalaman pasti sedikit lebih berpengaruh. Jika tertarik gunakan sisa pengaruh ini untuk bangsa, demi kebaikan bangsaku, orang Melayu, mengapa mereka tertinggal," katanya.

Baca Juga:Unik! Bumil ini Ceria Usai Hasrat Ngidam Makanan di Kantin Sekolah Tercapai, Warganet: Gemas Banget!

Mahathir mengatakan dia mungkin salah tetapi rasnya menganggap enteng korupsi.

"Ini adalah sifat yang digunakan oleh orang-orang tertentu untuk mengalihkan orang Melayu dari penolakan yang salah. Tidak dapat disangkal kegagalan orang Melayu karena mereka mudah memilih yang buruk karena mudah. Yang sederhana dan yang dekat lebih menarik saat menentukan pilihan. Mereka tidak berpikir panjang," katanya.

Dia tidak akan berkomentar panjang lebar mengapa korupsi membawa kerugian.

"Bagi saya dalam waktu yang masih ada, tidak akan sia-sia jika saya bekerja keras memberantas korupsi di tengah-tengah masyarakat saya. Saya mengajak semua orang Melayu untuk bergabung dalam perjuangan ini," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini