alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rekomendasi WHO mengenai Langkah yang Harus Dilakukan Terkait Varian Omicron

Wakos Reza Gautama Selasa, 30 November 2021 | 10:42 WIB

Rekomendasi WHO mengenai Langkah yang Harus Dilakukan Terkait Varian Omicron
Ilustrasi varian baru COVID-19, Omicron. rekomendasi WHO mengenai Omicron. [BBC Indonesia]

Varian Omicron muncul pertama kali di Afrika Selatan (Afsel)

SuaraLampung.id - Dunia saat ini sedang dihebohkan dengan munculnya varian baru COVID-19 yang bernama varian Omicron

Varian Omicron muncul pertama kali di Afrika Selatan (Afsel). Beberapa negara mulai mewaspadai penyebaran varian Omricon. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan sejumlah rekomendasinya untuk individu dan negara guna mencegah penularan COVID-19 varian Omicron, yang menyebar di sejumlah negara, baru-baru ini.

Dikutip dari laman resminya, Selasa, WHO mengatakan disiplin protokol kesehatan adalah langkah mudah namun efektif guna mencegah penularan varian terbaru virus ini.

Baca Juga: Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah Jika Corona Varian Omicron Terbukti Masuk Indonesia

"Langkah paling efektif yang dapat dilakukan individu untuk mengurangi penyebaran virus COVID-19 adalah dengan menjaga jarak fisik minimal 1 meter dari orang lain; memakai masker yang pas; buka jendela untuk meningkatkan ventilasi; hindari ruang yang berventilasi buruk atau ramai; menjaga tangan tetap bersih; batuk atau bersin ke siku atau tisu yang tertekuk; dan vaksinasi," jelas WHO.

Sementara itu, karena Omicron telah ditetapkan sebagai Variant of Concern, ada beberapa tindakan yang direkomendasikan WHO untuk dilakukan oleh negara-negara.

Pertama, meningkatkan pengawasan dan pengurutan kasus; berbagi urutan genom pada database yang tersedia untuk umum, seperti GISAID; dan melaporkan kasus atau klaster awal ke WHO.

Lebih lanjut, melakukan penyelidikan lapangan dan penilaian laboratorium untuk lebih memahami jika Omicron memiliki karakteristik penularan atau penyakit yang berbeda, atau berdampak pada efektivitas vaksin, terapi, diagnostik, atau kesehatan masyarakat dan tindakan sosial.

"Negara-negara harus terus menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang efektif untuk mengurangi sirkulasi COVID-19 secara keseluruhan, menggunakan analisis risiko dan pendekatan berbasis sains," kata WHO.

Baca Juga: Heboh Varian Omicron: Mengapa Virus Corona Terus Bermutasi?

"Mereka harus meningkatkan beberapa kesehatan masyarakat dan kapasitas medis untuk mengelola peningkatan kasus. WHO memberikan dukungan dan panduan kepada negara-negara untuk kesiapan dan tanggapan," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait