alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hilang 3 Hari Setelah Diterkam Buaya, Bocah 9 Tahun Ini Ditemukan Tewas

Wakos Reza Gautama Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:22 WIB

Hilang 3 Hari Setelah Diterkam Buaya, Bocah 9 Tahun Ini Ditemukan Tewas
Ilustrasi buaya. Seorang bocah usia 9 tahun tewas diterkam buaya. [Unsplash]

Korban bernama Sakira Natania Safrulla sempat dinyatakan hilang setelah diterkam buaya.

SuaraLampung.id - Seorang bocah perempuan usia 9 tahun diterkam buaya di kali dekat rumahnya di Desa Kaki Aer, Buru, Maluku

Korban bernama Sakira Natania Safrulla sempat dinyatakan hilang setelah diterkam buaya

Pihak keluarga dan warga sempat melakukan pencarian terhadap Sakita. Setelah tiga pencarian akhirnya Sakira ditemukan tak bernyawa pada Jumat (15/10/2021). 

Kasubag Humas Polres Buru, Maluku, Aipda Djamaludin mengatakan jenazah bocah perempuan berusia sembilan tahun yang diterkam seekor buaya di kali, tiga hari lalu, telah ditemukan oleh ayah kandungnya bersama warga setempat.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat dengan Cepat Menggunakan Bahan Alami

"Ayah korban bernama Baba bersama warga  masyarakat menemukan jasad Sakira Natania Safrulla hari ini sekitar pukul 02:30 WIT," kata Djamaludin yang dihubungi dari Ambon, Jumat (15/10/2021) dikutip dari ANTARA.

Menurut dia, temuan jasad korban setelah Baba bersama masyarakat terus melakukan pencarian hingga menjelang subuh.

Kades Kaki Aer, Kecamatan Teluk Kayeli, Rahmawati Dafrullah sejak malam hari sudah menyambangi rumah keluarga korban dan memberikan dukungan serta mengingatkan mereka untuk banyak berdoa sambil mencari korban agar bisa secepatnya ditemukan.

"Pada pukul 21.00 WIT, ayah korban bersama masyarakat desa ikut melakukan pencarian korban dan sekitar pukul 02.00 WIT masyarakat yang lain istirahat kembali ke rumah, menyisakan tiga unit yang melakukan pencarian karena ayah korban menyampaikan bahwa beliau merasakan anaknya berada di tempat awal seekor buaya besar ditembak," kata Djamaludin.

Ternyata firasat ayah ini benar karena akhirnya dia melihat jasad bocah sembilan tahun ini terapung di bawah sebuah pohon yang berada di kali tersebut.

Baca Juga: Tiba di Maluku Utara, Ganjar Pranowo Dapat Sambutan Meriah dari Warga

"Kondisi jasad korban masih utuh, namun pada bagian dada sebelah kanan terdapat bekas gigitan buaya dan kaki kanannya terlihat ada luka akibat cakaran," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait