Anggota DPRD Lampung: Tingkat Kematian COVID-19 Tinggi karena Tracing dan Testing Rendah

anggota DPRD Lampung dorong perluasan tracing dan testing

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:33 WIB
Anggota DPRD Lampung: Tingkat Kematian COVID-19 Tinggi karena Tracing dan Testing Rendah
Ilustrasi tracing. Anggota DPRD Lampung Deni Ribowo mendorong Dinas Kesehatan perluas tracing dan testing. [ANTARA/Livia Kristianti]

SuaraLampung.id - Provinsi Lampung masuk dalam daerah terendah dalam hal tracing dan testing

Sementara di sisi lain, tingkat kematian COVID-19 di Lampung tinggi. 

Karena itu anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo mendorong Dinas Kesehatan Provinsi Lampung memperluas dan memperbanyak penelusuran (tracing) dan testing di setiap kabupaten/kota.

Perluasan tracing dan testing ini, kata Deni, untuk mendapatkan angka riil COVID-19 di Lampung.

Baca Juga:Kabar Baik, Kasus Harian Covid-19 Menurun Berkat PPKM Berlevel, Kemenkes Ungkap Datanya

Deni Ribowo,mengatakan persoalan pandemi COVID-19 d Lampung ini tingkat kematiannya tinggi, namun tracing dan testing serta vaksinasinya masih rendah.

"Saya contohkan misal kematian di Lampung lima orang kemudian hasil tracing dan testing hanya 500, tentu tingkat kematiannya terlihat tinggi. Tapi kalau testing kita tinggi katakanlah 5.000 yang meninggal dunia lima orang maka persentase kematian kita akan kecil," kata dia, Kamis (19/8/2021) dikutip dari ANTARA.

Apabila setiap wilayah di Lampung berhasil memperluas dan memperbanyak tracing serta testing, ujar Deni, maka daerah-daerah yang menjadi kluster penyebaran COVID-19 di provinsi ini akan diketahui dengan jelas.

"Jadi pemerintah harus fokus kepada dua hal tersebut dan kita sebagai masyarakat agar lebih menguatkan fungsi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai tingkat RT, sebab sekarang penularan COVID-19 sudah berada di tingkat RT," kata politikus Partai Demokrat itu.

Untuk itu, lanjut dia, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil dinas kesehatan dari 15 kabupaten/kota di Lampung agar penanganan COVID-19 berjalan lebih baik lagi serta membuka semua data-datanya.

Baca Juga:Ini Jadwal Vaksin Keliling Jakarta, Jumat 20 Agustus

"Pada intinya kami DPRD Lampung ingin penanganan pandemi COVID-19 berjalan baik dan juga terjalin kekompakan di provinsi ini," kata dia.

Data terakhir kasus COVID-19 di Lampung berjumlah 43.772, kemudian kasus kematian akibat virus corona 3.209 orang, sedangkan kasus kesembuhan telah mencapai 35.568. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak