alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bantu Warga Pulau Rimau yang Kesulitan Air Tawar, Mahasiswa ITERA Buat Alat Distilasi

Wakos Reza Gautama Minggu, 08 Agustus 2021 | 16:25 WIB

Bantu Warga Pulau Rimau yang Kesulitan Air Tawar, Mahasiswa ITERA Buat Alat Distilasi
Mahasiswa ITERA buat alat distilasi tenaga surya bagi warga Pulau Rimau, Lampung Selatan. [Dok Humas ITERA]

Kegiatan mahasiswa ITERA membuat alat distilasi bagi warga Pulau Rimau, Lampung Selatan

SuaraLampung.id - Mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) membuat alat distilasi atau penyulingan air laut menjadi air tawar dengan tenaga surya di Pulau Rimau, Lampung Selatan

Pembuatan alat distilasi atau penyulingan air laut menjadi air tawar digagas mahasiswa ITERA karena masyarakat Pulau Rimau, Lampung Selatan, kesulitan mengakses air tawar. 

Kegiatan pembuatan alat distilasi bagi warga Pulau Rimau, Lampung Selatan, adalah bagian dari pelaksanaan program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat (PKM-PM) yang didukung Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud Ristek RI.

Pembuatan teknologi penyuling air laut tenaga surya tersebut dilakukan oleh Ahmad Rafi Apriliawan, Siti Muslimah, Andini Juliana yang merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Sistem Energi ITERA, dan M. Fait Ali dari Prodi Teknik Material ITERA.

Baca Juga: 13 Kali Selundupkan Ganja ke Jawa, Warga Aceh Ini Diringkus Petugas KSKP Bakauheni

Para mahasiswa dibimbing oleh dosen Program Studi Teknik Sistem Energi ITERA, Madi, S.T., M.T.

Mahasiswa ITERA membuat sebuah teknologi panel surya tipe monocrystalline berkapasitas 240 wp sebagai sumber energi pada alat penyuling air laut berukuran 40cm x 80cm x 15 cm dan mampu menampung 84 liter air laut.

Alat tersebut mampu menghasilkan sekitar 24 liter air bersih dalam satu hari.

Alat bekerja dengan menampung air laut ke dalam bak penampung, kemudian dilakukan proses penguapan dengan bantuan water heater.

Panel Surya bekerja sebagai sumber listrik water heater dengan bantuan inverter, yang kemudian akan menguapkan air laut menjadi air tawar yang dapat dimanfaarkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Warga Lampung Selatan Tewas Tersengat Listrik Jebakan TIkus yang Dibuatnya Sendiri

Alat tersebut telah berhasil diterapkan di Pulau Rimau pada Sabtu, 07 Agustus 2021.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait