Penembakan Brutal, Seorang Anak Tewas di Pelukan Ibunda

Jaksa Wilayah Orange County Todd Spitzer mengatakan, ada empat korban dari aksi penembakan brutal

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 02 April 2021 | 15:38 WIB
Penembakan Brutal, Seorang Anak Tewas di Pelukan Ibunda
Ilustrasi penembakan brutal. Seorang bocah tewas terkena tembakan di pelukan ibunda. [Shutterstock]

Tembakan masih terus dilakukan ketika petugas tiba, kata pejabat, tetapi gerbang kompleks dikunci sampai mereka bisa memutuskan rantai dengan pemotong baut.

"Sementara itu, amukan mengerikan sedang terjadi di kantor dan orang-orang sekarat karena ditembak," kata Spitzer.

Dari luar halaman, dua petugas terlibat baku tembak dengan tersangka. Kemudian tersangka yang terluka ditangkap, kata Amat.

Pihak berwenang menemukan pistol semi-otomatis dan ransel berisi semprotan merica, borgol, dan amunisi yang mereka yakini milik tersangka.

Baca Juga:Teror Serang Pusat Komando, Muhammadiyah: Tamparan Keras bagi Polisi

Setelah membantu wanita yang terluka karena melindungi anak laki-laki berusia 9 tahun yang akhirnya tewas terkena tembakan.

Polisi menggeledah kompleks tersebut dan menemukan seorang wanita tewas di lantai atas di luar ruangan.

Kemudian, polisi menemukan seorang pria tewas di dalam gedung perkantoran, dan seorang wanita meninggal di gedung perkantoran lain, kata Amat.

Polisi merahasiakan identitas mereka sampai kerabat diberi tahu.

Pertumpahan darah di Orange, California, sekitar 48 kilometer tenggara pusat kota Los Angeles, menandai penembakan massal ketiga yang mematikan di Amerika Serikat dalam waktu kurang dari sebulan.

Baca Juga:Terjadi Penembakan di Area Perkantoran California, 5 Orang Jadi Korban

Dalam dua letusan senjata lainnya di bulan Maret, seorang pria membunuh delapan orang termasuk enam wanita Asia di tiga spa di area Atlanta, dan seorang pria lainnya melepaskan tembakan ke supermarket di Boulder, Colorado, menewaskan 10 orang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini