Viral Wanita Rebus Uang Mahar Agar Bisa Dipakai, Publik Khawatirkan Hal Ini

"Sayang banget uang digituin. Padahal nyarinya susah banget," kata warganet.

Farah Nabilla | Amertiya Saraswati
Selasa, 16 Februari 2021 | 17:17 WIB
Viral Wanita Rebus Uang Mahar Agar Bisa Dipakai, Publik Khawatirkan Hal Ini
Viral Video Merebus Uang Mahar Agar Bisa Dipakai Lagi (tiktok.com/@delilazahria)

SuaraLampung.id - Seorang wanita membagikan kisah sulitnya membongkar uang mahar yang dijadikan hiasan figura saat menikah. Wanita itu sampai harus merebus uangnya agar bisa digunakan lagi untuk transaksi.

Memberikan mahar memang sudah jadi tradisi dan kewajiban bagi mempelai laki-laki yang harus diberikan kepada sang istri.

Biasanya, mahar uang tunai akan dibentuk sedemikian rupa dan dibingkai figura agar tampak indah saat ditunjukkan dalam pernikahan.

Tapi seorang wanita baru-baru ini mengungkapkan keluh kesahnya saat membongkar mahar dalam figura tersebut.

Baca Juga:Uang Timor Leste Bergambar Pakaian Adat Rote Ndao, Begini Faktanya

Lewat unggahan yang dibagikan akun TikTok @delilazahria, ia tampak sedang merebus uang pecahan Rp 50 ribuan yang ditempel di figura. Bukan hanya ditempel, uang itu juga dilem dan dilipat sedemikian rupa hingga membentuk huruf.

Untuk membongkar lipatan uang tersebut, wanita ini tak cukup hanya dengan membuka atau menyeterikanya saja, tapi ia bahkan merebus uang-uang tersebut.

Kontan, ia pun memberi saran kepada para perajin yang membuat hiasan mahar tersebut.

"Cuma sekadar saran sih buat yang mau nikah. Kalau bikin mas kawin untuk dipajang di pigura, nggak usah sok pake uang asli ya buat dibentuk-bentuk," tulisnya dalam keterangan video.

Viral Video Merebus Uang Mahar Agar Bisa Dipakai Lagi (tiktok.com/@delilazahria)
Viral Video Merebus Uang Mahar Agar Bisa Dipakai Lagi (tiktok.com/@delilazahria)

Ia menyebut bahwa bagian paling sulit saat membongkar uang-uang tersebut adalah menghilangkan lemnya.

Baca Juga:Malah Bikin Ribet, Viral Wanita Merebus Uang Mahar Agar Bisa Dipakai Lagi

"Cari susah, setengar mati bersihin lemnya. Kasihan uangnya sampai lecek," tambah perempuan tersebut.

Ia juga menyebut bahwa proses mencuci dan meluruskan uang tersebut butuh waktu cukup lama. Pasalnya, jumlah uang yang diberikan juga tak sedikit.

Sejak dibagikan, video perempuan yang mencuci uang tersebut banjir komentar. Banyak pula yang menasihati bahwa melipat uang bisa disebut tindak pidana.

"Bukannya bisa dipidana ya kalau ngancurin uang asli? Nggak tau sih itu uang asli atau bon."

"Bukannya sekarang udah nggak boleh pakai uang asli ya? Kan ada UU kalau uang asli digituin ada dendanya?" tanya yang lain.

"Sayang banget uang digituin. Padahal nyarinya susah banget," kata warganet.

Video perempuan tersebut kini viral dengan 7,7 juta penonton. Akun @delilazahria juga menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud merusak uang tapi menyelamatkannya.

"Uangnya selamat ya, uang asli juga."

"Ini aku menyelamatkan uang ini dari kesengsaraan dunia perfiguraan ya, jadi nggak ada niatan merusaknya," tambah perempuan tersebut dalam video lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak