"Mereka sudah datang ke Polres Metro dan meminta maaf kepada institusi Polri karena mereka sudah membawa-bawa nama salah satu kesatuan Polri," kata Winni, sapaan akrabnya saat dihubungi Suaralampung.id, Rabu (3/1/2021).
Menurut Winni, pihaknya tidak memproses hukum kelima mahasiswa itu karena mereka sudah meminta maaf dan kooperatif. Lima mahasiswa itu hanya diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya dan meminta maaf lewat video yang diposting di akun mahasiswi yang ikut di dalam mobil.
Saat datang ke Polres Metro, lima mahasiswa itu tidak membawa mobil yang mereka kendarai karena sedang dibawa orangtua salah satu mahasiswi sehingga polisi tidak menindak mobil tersebut. "Tapi mereka sudah mengirim foto mobil, strobonya suday dicopot," kata Winni.
Dalam video yang beredar di media sosial, kelima mahasiswa ini meminta maaf. "Assalamualaikum Wr Wb. Saya Fanni mewakili teman-teman saya berlima yang ada disini ingin meminta maaf terhadap kesalahan yang kami buat pada hari Senin 1 Februari 2021," kata seorang wanita bernama Fanni meminta maaf.
Baca Juga:Viral 5 Mahasiswa Unila Terobos Jalan di Metro Ngaku Polisi