- Pelaku berinisial H menyerahkan diri ke Mapolresta Bandar Lampung didampingi keluarganya pada hari Kamis.
- Tersangka H bersama rekannya RPB melakukan pengeroyokan brutal yang menyebabkan korban menderita luka berat.
- Aparat kepolisian mengimbau para pelaku lain yang masih buron untuk segera menyerahkan diri secara kooperatif.
SuaraLampung.id - Ruang gerak para pelaku pengeroyokan brutal terhadap seorang pengatur lalu lintas liar alias Pak Ogah di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Bandar Lampung, kian menyempit.
Merasa terpojok oleh perburuan aparat, satu lagi pelaku berinisial H (34) akhirnya memilih menyerah ke kantor polisi dengan diantar pihak keluarga.
Warga Sepang Jaya tersebut menyerahkan diri ke Mapolresta Bandar Lampung pada Kamis (17/9/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB didampingi sang kakak, sebelum akhirnya dijemput tim Unit Reskrim Polsek Labuhan Ratu untuk proses hukum lebih lanjut.
Langkah kooperatif H menyusul rekannya, RPB (34), yang sudah lebih dulu diciduk polisi pada Minggu (13/9/2026). Keduanya merupakan bagian dari komplotan yang menganiaya korban, Mera Aprijal (39), hingga menderita luka berat di kawasan Kelurahan Sepang Jaya, Sabtu (12/9/2026) lalu.
Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, menegaskan bahwa penyerahan diri H merupakan buah dari pendekatan persuasif intensif yang ditekan aparat ke lingkaran keluarga pelaku.
"Kami melakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga agar pelaku sadar dan memilih menyerahkan diri secara baik-baik. Ini langkah terbaik untuk mempermudah proses penyidikan," ungkap AKP Ono.
Kendati pelaku telah menyerahkan diri, aparat tak mengendurkan proses hukum. Penyidik saat ini terus merangkai fakta lapangan, mengumpulkan barang bukti, serta mendalami peran masing-masing pelaku dalam peristiwa kekerasan berdarah tersebut.
Atas aksi arogansinya di jalanan, para pelaku terancam dijerat Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana kekerasan terhadap orang secara bersama-sama di muka umum, dengan ancaman hukuman penjara bertahun-tahun.
Tak hanya itu, polisi juga melepaskan peringatan terbuka kepada pelaku lain yang saat ini masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk segera angkat kaki dari persembunyiannya.
Baca Juga: Petaka Api Cemburu: Pria di Lampung Utara Tega Aniaya Kekasih hingga Tewas
“Kami ingatkan kepada para pelaku yang masih berkeliaran di luar sana segeralah menyerahkan diri! Datanglah secara kooperatif, jangan menunggu sampai kami yang mengambil tindakan penegakan hukum tegas di lapangan,” tegas AKP Ono.
Berita Terkait
-
Petaka Api Cemburu: Pria di Lampung Utara Tega Aniaya Kekasih hingga Tewas
-
Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung
-
Tolak Setor Uang, Pak Ogah di Bandar Lampung Dibacok Brutal hingga Jari Putus: 1 Pelaku Diciduk
-
BBWS Petakan 5 Zona Merah Banjir di Bandar Lampung: Cek Wilayah Tempat Tinggal Anda
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong