- Pemerintah Provinsi Lampung telah menyelesaikan pembangunan 90 dari 93 dapur SPPG program MBG di kawasan 3T pada Rabu, 16 September 2026.
- Satgas MBG memprioritaskan wilayah terpencil pada gelombang pertama untuk mempercepat pemerataan gizi dan memastikan jangkauan masyarakat di garis batas.
- Satgas Lampung telah menerbitkan 894 SLHS serta mengoperasikan total 1.159 unit dapur untuk menyalurkan makanan sehat bagi lebih dari 2,7 juta penerima.
SuaraLampung.id - Komitmen pemerataan gizi di pelosok Provinsi Lampung kian mendekati garis akhir. Sebanyak 90 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah rampung dibangun di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pemerintah memang sengaja menomorsatukan wilayah-wilayah terpencil tersebut agar manfaat program nasional ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat di garis batas.
Ketua Pelaksana Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul, mengungkapkan bahwa realisasi fisik dapur gizi di kawasan 3T kini hampir mencapai target penuh. Dari rencana awal sebanyak 93 unit, kini tersisa tiga unit yang masih berproses.
"Berdasarkan data terakhir, 90 unit sudah selesai terbangun. Untuk tiga unit sisanya, mungkin ada sedikit kendala di lapangan yang saat ini masih kami telusuri penyebabnya," ujar Saipul, Rabu (16/9/2026).
Saipul menegaskan, kebijakan tim pusat secara tegas memprioritaskan rampungnya dapur-dapur di wilayah 3T pada gelombang pertama ini, bahkan melompati sejumlah dapur di kawasan aglomerasi atau perkotaan yang belum beroperasi.
Tak sekadar mengejar target fisik bangunan, kelayakan dan keamanan pangan juga menjadi fokus utama. Merujuk data per 14 Agustus, Satgas mencatat sebanyak 894 Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) telah resmi diterbitkan.
Angka ini mencakup sekitar 70 persen dari total dapur yang ada, sementara sisanya masih dalam tahap verifikasi kelayakan.
Langkah percepatan di pelosok ini kian memperkuat jangkauan program gizi di Tanah Lada. Secara keseluruhan, Lampung kini telah mengoperasikan total 1.159 unit dapur MBG yang sukses menyalurkan asupan sehat kepada lebih dari 2,7 juta penerima manfaat. (ANTARA)
Baca Juga: Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin
Berita Terkait
-
Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin
-
Petaka Api Cemburu: Pria di Lampung Utara Tega Aniaya Kekasih hingga Tewas
-
Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung
-
Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong