- Dua sopir truk berinisial RK dan AH menggelapkan sapi perusahaan saat melintas di Natar, Lampung Selatan, pada Juli 2026.
- Pelaku menjual dua ekor sapi kepada penadah seharga Rp13 juta untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka.
- Polsek Panjang menangkap kedua pelaku di garasi perusahaan setelah pihak manajemen melaporkan ketidaksesuaian jumlah ternak yang dikirimkan.
SuaraLampung.id - Jarum jam menunjukkan pukul 04.00 WIB ketika dua truk Hino sarat muatan membelah kesunyian aspal wilayah Natar, Lampung Selatan.
Di dalam bak truk tersebut, puluhan ekor sapi seharusnya diantar dengan selamat menuju Lampung Tengah. Namun, bagi RK dan AH, perjalanan fajar itu bukan sekadar tugas rutin, melainkan sebuah rencana jahat yang sudah matang di kepala.
Bukannya memacu kendaraan menuju tujuan, kedua sopir ini justru menepi. Di sebuah titik yang sudah disepakati, sebuah truk lain telah menunggu dalam kegelapan.
Dengan cepat dan senyap, masing-masing satu ekor sapi dipindahkan. Aksi tukar muatan ini menjadi awal dari runtuhnya kepercayaan perusahaan terhadap dua orang yang sehari-hari mencari nafkah di balik kemudi tersebut.
Hanya dalam hitungan menit, dua ekor sapi milik perusahaan berpindah tangan. Sebagai imbalannya, RK dan AH mengantongi uang tunai Rp13 juta hasil penjualan ilegal tersebut.
"Uang hasil kejahatan itu dibagi rata, masing-masing menerima Rp6,5 juta. Pengakuan para pelaku, uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkap Kapolsek Panjang, AKP Ipran, Kamis (16/7/2026).
Namun, pepatah sepandai-pandainya tupai melompat berlaku nyata bagi mereka. Pihak perusahaan yang melakukan pengecekan mendapati jumlah ternak yang tidak sinkron. Laporan pun dilayangkan, dan tim Reskrim Polsek Panjang bergerak cepat melakukan penyelidikan.
Ironisnya, setelah merasa aksi mereka aman dan tidak terendus, RK dan AH dengan percaya diri kembali ke garasi perusahaan di wilayah Panjang. Mereka tidak menyadari bahwa polisi sudah mengantongi identitas dan bukti-bukti keterlibatan mereka.
"Saat keduanya kembali ke garasi, petugas langsung melakukan penangkapan. Mereka diamankan tanpa perlawanan," jelas AKP Ipran.
Baca Juga: Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron
Dari tangan para pelaku, polisi menyita uang tunai sisa hasil penjualan sebesar Rp11.850.000 dan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkoordinasi saat transaksi gelap berlangsung.
Meski RK dan AH sudah meringkuk di sel tahanan, kasus ini belum ditutup sepenuhnya. Polisi kini tengah mengalihkan bidikan ke arah pembeli sapi-sapi hasil gelap tersebut. Identitas sang penadah di wilayah Natar telah dikantongi dan kini masuk dalam daftar pengejaran (DPO).
"Kami akan menindak tegas setiap pihak yang terlibat. Penadah memiliki peran yang sama dalam menghidupkan ekosistem tindak pidana ini," tegas Kapolsek.
Berita Terkait
-
Brutal! Penusuk Pengendara di Fly Over Pasar Tugu Diringkus Setelah 2 Bulan Buron
-
Tembus Rp232 Miliar! Pajak Kendaraan Jadi Mesin Utama Pembangunan Bandar Lampung
-
Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Sudah Beraksi di 15 Lokasi
-
Menjinakkan Bom Waktu di TPA Bakung: Benteng Air dan Larangan Rokok demi Halau Api
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Geger di Kupang Teba! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit: Tubuh Terikat Tambang, Kepala Penuh Luka
-
Angkut 8.400 Liter Solar Subsidi, Sindikat BBM Lintas Provinsi Digulung di Lampung Selatan
-
Bawa Kabur Gadis Bawah Umur Tengah Malam Lalu Sebar Videonya, Pemuda di Mesuji Diciduk Polisi
-
Tilap Duit Kasus, Oknum Advokat di Metro Ditangkap Usai Tipu Klien Puluhan Juta
-
Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!