- Pemerintah Kota Bandar Lampung berhasil mengumpulkan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp232,14 miliar sepanjang tahun anggaran 2025.
- Penerimaan pajak tersebut bersumber dari kebijakan opsen PKB dan BBNKB sesuai amanat Undang-Undang HKPD bagi pemerintah daerah.
- Hingga pertengahan 2026, realisasi pajak kendaraan mencapai Rp112,20 miliar berkat tingginya mobilitas ekonomi dan strategisnya lokasi kota.
SuaraLampung.id - Pemerintah Kota Bandar Lampung mencatatkan torehan impresif dalam pengelolaan pajak daerah. Melalui sinergi pelayanan di Samsat, kebijakan opsen atau tambahan pungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terbukti ampuh memperkuat otot fiskal kota.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun anggaran 2025, realisasi penerimaan dari sektor ini menyentuh angka fantastis, yakni Rp232,14 miliar.
Jika dirata-rata, setiap bulannya ada sekitar Rp19,34 miliar yang masuk ke kas daerah hanya dari urusan kendaraan bermotor.
"Kontribusi terbesar datang dari opsen PKB sebesar Rp163,57 miliar atau sekitar 70,46 persen. Sementara itu, dari balik nama kendaraan atau BBNKB, kita mencatatkan angka Rp68,34 miliar," jelas Eva Dwiana, Selasa (14/7/2026).
Tren positif ini ternyata terus berlanjut hingga pertengahan tahun 2026. Hingga bulan ini, capaian pajak kendaraan sudah menyentuh angka Rp112,20 miliar.
Keberhasilan ini tak lepas dari profil Bandar Lampung yang kian seksi di mata investor dan pelaku usaha. Dengan luas wilayah mencapai 183,77 kilometer persegi dan populasi hampir 1,3 juta jiwa, kota ini tumbuh dengan kecepatan yang mengagumkan. Pertumbuhan ekonomi tercatat di angka 5,72 persen, didorong oleh sektor perdagangan dan jasa yang sangat dinamis.
"Posisi kita strategis, sebagai hub utama di Sumatera bagian selatan. Didukung potensi kawasan pesisir dan pegunungan, aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan di sini sangat tinggi," tambah Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva tersebut.
Implementasi kebijakan opsen ini merupakan buah dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).
Bagi Bandar Lampung, aturan ini adalah oksigen baru yang memberikan ruang fiskal lebih luas untuk mendanai berbagai proyek infrastruktur dan pelayanan publik.
Baca Juga: Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Sudah Beraksi di 15 Lokasi
Eva menegaskan, Samsat bukan sekadar tempat membayar pajak, melainkan bagian dari pelayanan strategis yang menentukan kualitas pembangunan kota.
Dengan kepatuhan wajib pajak yang terjaga, Bandar Lampung optimistis mampu terus bersolek menjadi kota metropolitan yang modern namun tetap inklusif. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Spesialis Pencuri Modem WiFi di Bandar Lampung Sudah Beraksi di 15 Lokasi
-
Hari Pajak, BRI Catat Setoran Rp19,1 Triliun Kepada Negara Pada Kuartal I 2026
-
Menjinakkan Bom Waktu di TPA Bakung: Benteng Air dan Larangan Rokok demi Halau Api
-
3 Kali Bobol Puskesmas Rajabasa Indah, Pemuda 18 Tahun Diringkus Polisi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Geger di Kupang Teba! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit: Tubuh Terikat Tambang, Kepala Penuh Luka
-
Angkut 8.400 Liter Solar Subsidi, Sindikat BBM Lintas Provinsi Digulung di Lampung Selatan
-
Bawa Kabur Gadis Bawah Umur Tengah Malam Lalu Sebar Videonya, Pemuda di Mesuji Diciduk Polisi
-
Tilap Duit Kasus, Oknum Advokat di Metro Ditangkap Usai Tipu Klien Puluhan Juta
-
Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!