- Pemerintah Kabupaten Mesuji dan BBKSDA resmi membatalkan sayembara penangkapan tapir berhadiah uang tunai pada 6 Juli 2026.
- Pembatalan dilakukan untuk mencegah perburuan liar yang membahayakan keselamatan warga serta kelestarian satwa dilindungi tersebut.
- Warga diminta segera melaporkan penemuan tapir ke call center BKSDA agar ditangani profesional sesuai prosedur konservasi.
SuaraLampung.id - Harapan warga Mesuji untuk mendapatkan bonus fantastis sebesar Rp50 juta dari menangkap seekor tapir (Tapirus indicus) kini harus pupus.
Secara mengejutkan, Pemerintah Kabupaten Mesuji bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Bengkulu-Lampung resmi menarik kembali tantangan tersebut.
Melalui selebaran digital yang beredar luas pada Senin (6/7/2026), pamflet sayembara yang sempat viral itu kini telah dibubuhi tanda silang merah besar bertuliskan: "Mohon Maaf, Dicabut."
Keputusan pembatalan ini diambil bukan tanpa alasan kuat. Meski niat awalnya adalah untuk mengamankan satwa dilindungi yang masuk ke pemukiman, sayembara berhadiah uang tunai dikhawatirkan justru memicu aksi massa yang tidak terkendali.
Alih-alih menyelamatkan, perburuan liar oleh warga yang tidak berpengalaman bisa berujung fatal bagi keselamatan manusia maupun sang tapir itu sendiri.
"Jangan mencoba menangkap, memelihara, atau memindahkan satwa tersebut sendiri karena dapat membahayakan keselamatan," tulis imbauan resmi dalam pamflet klarifikasi tersebut.
Pihak pemerintah pun menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan informasi sebelumnya. Mereka menekankan bahwa penanganan satwa liar yang dilindungi harus mengikuti prosedur konservasi yang ketat dan dilakukan oleh tenaga profesional.
Kini, masyarakat diminta untuk tidak lagi tergiur dengan bayang-bayang hadiah uang, melainkan lebih mengedepankan kelestarian alam.
BBKSDA mengingatkan bahwa tapir adalah satwa sensitif. Interaksi yang salah dapat membuat satwa stres atau bahkan bertindak agresif.
Baca Juga: Akhir Tragis Satwa Langka: Pembantai Tapir Viral Mesuji Diringkus, Kepala Dipukul Pakai Dongkrak
Jika warga kembali melihat sosok satwa pemalu ini memasuki perkampungan, mengalami luka, atau terjerat, langkah yang benar bukanlah mengambil jaring dan mengepungnya. Pemerintah meminta warga untuk segera melaporkan temuan tersebut kepada Seksi KSDA Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung.
Masyarakat dapat menghubungi call center di nomor 0811-7997-070 agar petugas dapat segera turun ke lapangan dan melakukan evakuasi sesuai prosedur standar operasional (SOP).
Berita Terkait
-
Akhir Tragis Satwa Langka: Pembantai Tapir Viral Mesuji Diringkus, Kepala Dipukul Pakai Dongkrak
-
Apes! Niat Kencan via MiChat, Pria di Mesuji Malah Ditodong 2 Remaja Berpisau
-
Terseret Arus Hingga 28 Mil, Nahkoda Kapal Mesuji Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Sumsel
-
Penyelundupan 350 Tabung Gas Elpiji Subsidi ke Sumsel Digagalkan Polisi di Mesuji
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah
-
BRI Unggul dalam Brand Finance Indonesia 100 2026, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar
-
Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, BPBD Lampung: Belum Ada Dampak Abu Vulkanik
-
Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni