- Jaringan aktivis 98 dan Yayasan Bina Insan meluncurkan gerakan Warga Peduli Warga di Lampung pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
- PT Pertamina Patra Niaga mendanai pembagian 1000 paket sembako bantuan sosial bagi warga ekonomi rentan di Kota Bandar Lampung.
- Kegiatan bakti sosial tersebut turut mendukung program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto demi pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
SuaraLampung.id - Jaringan aktivis 98 Resolution Network bersama Yayasan Bina Insan Mulia Madani memulai gerakan tagar 'Warga Peduli Warga' di Provinsi Lampung, Sabtu (22/8/2026).
Perwakilan aktivis 98 Resolution Network Jakarta, Supriyanto menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak perusahaan BUMN yang telah berpartisipasi mendukung gerakan tersebut.
Menurutnya, gerakan Warga Peduli Warga merupakan bentuk solidaritas dan bergotong royong dalam membangun kepedulian terhadap sesama anak bangsa, terutama kepada mereka yang masih rentan secara ekonomi.
"Gotong royong dan saling kerja sama adalah spirit dan cara bangsa kita dalam menjawab setiap masalah sosial yang sudah teruji dalam sejarah hingga kita sebagai bangsa tetap utuh dan tidak terpecah belah dalam negara kesatuan Republik Indonesia," kata Supriyanto.
Dia percaya pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang bekerja secara sungguh-sungguh dalam menciptakan kemandirian dan kemajuan bangsa, menaikkan angka pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
"Kami sangat mendukung Program strategis pemerintahan Prabowo-Gibran seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Sekolah Rakyat, maka kita jaga bersama keberlajutannya dan kita pantau agar bersih dari praktek korupsi kolusi dan nepotisme," tegas Supriyanto.
Kegiatan bakti sosial bertajuk "Berbagi untuk Negeri" membagikan 1000 paket sembako yang berisi beras premium, minyak goreng, sardine dan mie instan yang berasal dari dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina Patra Niaga.
Gerakan ini memberi paket bantuan sembako kepada warga masyarakat Panjang di Balai Pertemuan Kelurahan Panjang Selatan Kota Bandar Lampung dan Komunitas Driver Ojek Online di Posko Rumah Juang Perumahan Kota Sepang Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung.
Turut hadir pada kegiatan ini Supriyanto dari eksponen aktivis 98 Resolution Network, Peni Wahyudi Koordinator Gerakan Warga Peduli Warga Lampung, Afrizal Setia Budi Ketua Yayasan Bina Insan Mulia Madani, Hendri Satria Jaya Camat Panjang yang mewakili Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Miftahul Huda Ketua Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online (Gasspool) Lampung Head.
Gerakan 98 Resolution Network dan Yayasan Bina Insan Mulia Madani menyampaikan terima kasih kepada PT. Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Komunitas Driver Ojek Online Gasspoll Bandar Lampung yang telah berpartisipasi dan bergotong royong dalam Gerakan Warga Peduli Warga Lampung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah