- Seorang sopir truk berinisial MN melaporkan kehilangan uang operasional perusahaan sebesar Rp3,1 juta di wilayah Lampung.
- Polisi mengungkap bahwa MN berbohong karena menggunakan uang tersebut untuk bermain judi online jenis slot.
- Pelaku kini ditahan Polsek Sukarame dan terancam pidana penggelapan dalam jabatan atas tindakan pemalsuan laporan tersebut.
SuaraLampung.id - Dengan wajah yang tampak gusar, MN (31), sopir truk asal Kecamatan Panjang, Bandar Lampung ini membuat pengakuan mengejutkan ke perusahaan tempatnya bekerja.
MN mengaku sedang melepas lelah dan tertidur pulas di dalam kabin truknya yang terparkir, seseorang masuk tanpa izin dan menggasak uang jalan senilai Rp3,1 juta.
Uang milik perusahaan tempatnya bekerja itu diklaim raib tanpa jejak saat ia sedang terlelap. Untuk meyakinkan bosnya, MN mendatangi Polsek Natar membuat laporan kehilangan.
Petugas Polsek Natar mulai curiga saat melakukan pemeriksaan awal. Ada kepingan teka-teki yang tidak pas dalam keterangan MN. Alih-alih mendapatkan simpati, MN justru mendapati dirinya diinterogasi lebih dalam.
Ketegangan mencapai puncaknya saat polisi meminta MN menunjukkan telepon genggamnya. Di sanalah, sutradara drama perampokan ini tak berkutik.
Bukannya jejak kekerasan atau kehilangan, polisi justru menemukan riwayat transaksi yang sangat aktif di dompet digital milik pelaku.
Bukan satu atau dua kali, MN kedapatan mengirimkan sejumlah dana ke akun judi online. Uang jalan sebesar Rp3.179.000 yang seharusnya digunakan untuk operasional truk di jalan raya, ternyata telah habis diserahkan ke bandar judi online jenis slot.
Karena tempat kejadian perkara berada di Sukarame, Polsek Natar lalu berkoordinasi dengan Polsek Sukarame untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
"Pelaku awalnya mengaku uang jalan yang menjadi tanggung jawabnya hilang dicuri saat dirinya tertidur. Namun setelah dilakukan pendalaman, keterangan tersebut bohong," tegas Kapolsek Sukarame, Kompol HD Pandiangan, Sabtu (20/6/2026).
Baca Juga: Maling Motor di Acara Kuda Lumping Keok: Buron 2 Bulan, Cuma Dapat 600 Ribu
MN akhirnya tertunduk lesu. Akting perampokan yang ia rancang hanya demi menutupi rasa malu dan kerugian akibat kekalahan judi slot justru menyeretnya ke masalah yang lebih besar. Ia tak hanya kehilangan pekerjaan, tapi kini terancam pidana penggelapan dalam jabatan. Unit Reskrim Polsek Sukarame kini telah mengamankan MN untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Berita Terkait
-
Maling Motor di Acara Kuda Lumping Keok: Buron 2 Bulan, Cuma Dapat 600 Ribu
-
Aktivitas Seksual Direkam Kekasih, Wanita Bandar Lampung Lapor Polisi
-
Modus Numpang Ngecas, Residivis di Bandar Lampung Bawa Kabur HP Penjual Saat COD
-
Gara-gara COD Ponsel Berujung Adu Jotos, Borok Mahasiswa Bandar Lampung Terbongkar Polisi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB
-
Karier di Ujung Tanduk: Skandal Honorer Fiktif Menjerat Sekda Lampung Tengah