- Komariah, lansia asal Tanggamus, ditemukan meninggal dunia di dasar sumur sedalam 16 meter pada Selasa malam (9/6/2026).
- Korban yang mengidap epilepsi diduga terjatuh ke dalam sumur saat berada di rumahnya dalam kondisi fisik yang tidak menentu.
- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban menggunakan teknik Vertical Rescue setelah menempuh perjalanan darurat ke lokasi kejadian.
SuaraLampung.id - Setelah menghilang tanpa jejak sejak Senin (8/6/2026) malam, Komariah (62), seorang lansia asal Pekon Tiuh Memon, Desa Rantau Tijang, Kecamatan Pugung, Tanggamus, akhirnya ditemukan.
Selasa (9/6) malam, sekitar pukul 21.00 WIB, pihak keluarga dikejutkan dengan penemuan raga Komariah yang berada di dasar sumur sedalam 16 meter.
Riwayat penyakit epilepsi yang dideritanya diduga kuat menjadi faktor penyebab malapetaka tersebut, membawa korban jatuh ke dalam kegelapan sumur saat kondisi fisik tidak menentu.
Kecurigaan bermula ketika tetangga melihat pintu rumah Komariah terbuka selama dua hari. Korban yang tinggal sendirian di rumah tidak juga ditemukan saat dicari. Warga curiga korban tercebur ke dalam sumur lalu memutuskan melapor ke perangkat desa.
Mendengar laporan warga yang terjebak di ruang sempit dan dalam, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat. Mengingat medan evakuasi yang ekstrem, peralatan khusus Vertical Rescue dan Confined Space Rescue dikerahkan.
Tim Rescue Pos SAR Tanggamus harus menempuh perjalanan darurat sejauh 38 kilometer menembus kegelapan malam demi mencapai lokasi.
Setibanya di tempat kejadian pada pukul 23.15 WIB, suasana sunyi desa seketika berganti dengan deru mesin dan koordinasi sigap para petugas.
"Evakuasi dilakukan dengan metode Vertical Rescue karena lokasi korban berada di dalam sumur yang sangat dalam, sekitar 16 meter," ungkap Nico Saputra, Dantim Rescuer Pos SAR Tanggamus.
Dengan penerangan terbatas, seorang rescuer diturunkan perlahan menggunakan tali menuju dasar sumur. Di tengah keheningan malam yang menusuk, setiap tarikan nafas dan gesekan tali menjadi saksi perjuangan tim untuk mengangkat korban.
Baca Juga: Menyingkap Misteri Getaran Ulubelu: PGE Gandeng Unila Teliti Gempa Mikro yang Sering Terjadi
Tepat pukul 23.35 WIB, raga Komariah berhasil dibawa kembali ke permukaan. Namun, takdir berkata lain. Setelah melalui pemeriksaan medis di lokasi, wanita lansia itu dinyatakan telah meninggal dunia.
Operasi SAR yang melibatkan Damkar, kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat ini akhirnya resmi ditutup pada Rabu (10/6/2026) dini hari.
Berita Terkait
-
Menyingkap Misteri Getaran Ulubelu: PGE Gandeng Unila Teliti Gempa Mikro yang Sering Terjadi
-
Penantian 4 Hari Berakhir Duka: Tubuh Kecil Kenji Ditemukan 1,5 KM dari Arus Way Pisang
-
Kelabui Pengusaha BRILink, Oknum Kades di Tanggamus Kembali Tersandung Kasus Penipuan
-
Petaka di Sungai Way Pisang: Saat Arus Mendadak Datang dan Membawa Pergi Kenji Kecil
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar
-
Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung
-
Modal Printer Rumahan Cetak Uang Palsu, Pria di Lampung Timur Dibekuk Usai Beli Rokok di Warung