- Bocah berusia lima tahun bernama Kenji terseret arus Sungai Way Pisang saat bermain pada Sabtu, 6 Juni 2026.
- Tim gabungan melakukan pencarian intensif selama empat hari di sepanjang aliran sungai dengan mengerahkan berbagai pihak terkait.
- Jasad korban ditemukan meninggal dunia pada Selasa siang, 9 Juni 2026, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal.
SuaraLampung.id - Kenji (5), bocah malang yang hilang ditelan arus Sungai Way Pisang akhirnya dalam kondisi yang tak lagi bernapas, Selasa (9/6/2026) siang.
Pukul 11.30 WIB menjadi titik akhir dari drama pencarian intensif yang menguras emosi warga dan petugas. Jasad Kenji ditemukan terombang-ambing sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal ia diduga terseret arus.
"Operasi pencarian membuahkan hasil, meski takdir berkata lain. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," ujar Koordinator Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, Selasa (9/6/2026).
Tragedi ini bermula pada Sabtu (6/6/2026) sore yang cerah. Kenji, layaknya anak seumurannya, tengah asyik bermain di tepian Sungai Way Pisang sekitar pukul 13.30 WIB.
Namun, maut mengintai di balik tenangnya air. Sekitar pukul 15.00 WIB, debit air sungai tiba-tiba naik secara drastis akibat kiriman dari hulu.
Arus liar yang datang seketika itu langsung menyambar tubuh mungil Kenji. Jerit panik keluarga yang mendengar kabar tersebut tak mampu menandingi kecepatan air yang membawa Kenji pergi menjauh ke arah hilir. Sejak saat itu, dimulailah perjuangan melawan waktu untuk menemukannya.
Selama empat hari terakhir, Sungai Way Pisang menjadi pusat perhatian. Puluhan personel dari Basarnas, BPBD, Damkarmat Lampung Selatan, TNI, Polri, hingga aparatur desa menyatu dalam satu komando.
Mereka menyisir setiap jengkal sungai menggunakan perahu karet, menembus rimbunnya bantaran sungai, hingga memantau titik-titik yang dianggap rawan.
"Proses pencarian berjalan lancar berkat kerja sama tim gabungan, relawan, dan masyarakat yang tak lelah membantu. Meskipun medan aliran sungai memerlukan kehati-hatian ekstra, tim tetap bergerak sesuai rencana," tambah Rezie. (ANTARA)
Baca Juga: Hati-hati! Muncul Link Palsu CPNS 2026, Pemkab Lamsel: Jangan Klik Itu Jebakan Phishing
Berita Terkait
-
Hati-hati! Muncul Link Palsu CPNS 2026, Pemkab Lamsel: Jangan Klik Itu Jebakan Phishing
-
Petaka di Sungai Way Pisang: Saat Arus Mendadak Datang dan Membawa Pergi Kenji Kecil
-
Gandeng Investor Eropa, Lampung Bakal Bangun Kilang Minyak Raksasa di Katibung
-
Jejak Pelajar dan Pemuda Pembobol Warung di Katibung Berakhir di Jeruji Besi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dewi Natalia, Mantri BRI yang Tak Kenal Lelah Bantu Pedagang Keluar dari Jerat Rentenir
-
Dari Pintu ke Pintu, Kisah Dewi Natalia Membawa Pedagang Pasar Lepas dari Rentenir
-
Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas
-
Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar