- Provinsi Lampung kini memproduksi sendiri seluruh sapi bantuan Presiden RI untuk didistribusikan pada tahun 2026.
- Peternak lokal di berbagai wilayah Lampung berhasil membudidayakan sapi berkualitas super dengan bobot mencapai di atas 800 kilogram.
- Harga jual sapi hidup di Lampung meningkat signifikan pada tahun 2026 akibat tingginya kualitas dan permintaan pasar nasional.
SuaraLampung.id - Provinsi Lampung menahbiskan diri sebagai gudang sapi berbobot jumbo. Tak main-main, setiap ekor sapi bantuan Presiden RI yang didistribusikan di wilayah ini pada tahun 2026 adalah produk asli Lampung.
Tidak ada lagi sapi yang didatangkan dari luar, justru Lampunglah yang kini membanjiri pasar luar daerah dengan sapi-sapi berkualitas super.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, menyebut bahwa fenomena ini adalah bukti keahlian luar biasa para peternak lokal.
"Semua sapi bantuan Presiden berasal dari Lampung. Kami bahkan sudah mampu memasok sapi-sapi berbobot jumbo ini ke berbagai daerah di Indonesia," ujar Lili, Kamis (28/5/2026).
Mencetak sapi dengan bobot di atas 800 kilogram bukanlah perkara mudah. Di Lampung, hal ini telah menjadi sebuah seni sekaligus gaya hidup. Bahkan, terdapat komunitas khusus bagi para peternak yang berhasil menembus angka keramat tersebut.
Ada pula kelompok peternak yang fokus pada pengelolaan "bakalan" (sapi muda) dengan bobot awal sudah mencapai 300 kilogram lebih.
Jenis-jenis elit seperti Limousin, Simmental, Belgian Blue, hingga Peranakan Ongole (PO) dan Brahman menjadi primadona yang meliuk-liuk di kandang-kandang peternak rakyat.
"Memelihara sapi jumbo itu butuh tangan dingin. Ini bukan pekerjaan untuk sembarang orang karena perawatannya sangat spesifik. Tapi hebatnya, hampir di setiap kabupaten di Lampung, kita punya 'pakar' sapi jumbo seperti ini," tambah Lili.
Tahun ini menjadi momentum emas bagi para peternak. Geliat harga hewan kurban di tahun 2026 menunjukkan tren yang sangat positif.
Baca Juga: Apes! Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Malah Terjungkal dan Berakhir di RS
Pada tahun 2025 harga sapi hidup berkisar di angka Rp58 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram, kini harganya melonjak ke kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah bentuk apresiasi nyata bagi dedikasi peternak lokal. Masa panen raya ini diharapkan memicu semangat para peternak untuk terus meningkatkan kualitas usaha penggemukan mereka.
Sentra-sentra raksasa ini kini kian kokoh di Kabupaten Lampung Tengah sebagai pemimpin populasi, disusul oleh Lampung Selatan dan Tanggamus yang tak kalah progresif. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Apes! Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Malah Terjungkal dan Berakhir di RS
-
Proyek Rehabilitasi Irigasi di Lampung Mulai 2026
-
101 Proyek Irigasi Baru Diusulkan ke Pusat: Siap Hijaukan 13 Ribu Hektare Sawah di Lampung
-
Ludes! 20.800 Tiket Kereta Api di Lampung Habis Tak Tersisa di Libur Lebaran Idul Adha
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
SPPG di Tanggamus Ludes Terbakar, Kerugian Capai Miliaran
-
Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!