- Gedung SPPG Nusantara Alam Abadi di Tanggamus terbakar pada Kamis, 27 Agustus 2026, dini hari.
- Kebakaran dipicu oleh kebocoran selang gas yang menimbulkan letupan keras di ruang rice steamer tertutup.
- Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material mencapai Rp1,5 miliar.
SuaraLampung.id - Satuan Pelaksana Pelayanan Gizi (SPPG) Nusantara Alam Abadi di Pekon Purwosari, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, hangus dilalap si jago merah, Kamis (27/8/2026) pukul 02.00.
Saat itu Arniah (40) dan M. Lutfi (23), dua orang koki yang sedang memasak, tiba-tiba mendengar desisan tajam yang diikuti aroma gas menyengat memenuhi ruangan.
Tak sempat mereka mencari sumber bocornya gas, sebuah letupan keras memecah keheningan malam. Api menyambar dari bawah mesin rice steamer, melalap apa saja yang ada di dekatnya.
Para pekerja menyambar Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk menjinakkan si jago merah. Namun, api yang dipicu oleh kebocoran gas itu terlalu perkasa.
Ruangan tertutup membuat hawa panas dan api terjebak, hingga akhirnya para pekerja terpaksa menyelamatkan diri keluar bangunan.
Warga sekitar yang terbangun karena kegaduhan langsung bahu-membahu menyiramkan air seadanya. Api baru benar-benar menyerah sekitar pukul 05.00 WIB, meninggalkan sisa-sisa gedung yang luluh lantak dan menghitam.
Tim Inafis Satreskrim Polres Tanggamus tiba di lokasi untuk mengais sisa-sisa reruntuhan. Hasilnya cukup mengejutkan.
Titik api diduga kuat berasal dari ruang rice steamer, sebuah ruangan vital yang kini kondisinya rusak parah hingga 90 persen.
"Berdasarkan olah TKP, letupan diduga terjadi karena adanya gas yang terjebak di ruangan tertutup akibat kebocoran jalur selang," ungkap Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Khairul Yasin Ariga.
Baca Juga: Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
Di tengah puing-puing bangunan, petugas menemukan 12 tabung LPG Bright Gas 12 kg dalam kondisi kosong serta dua botol APAR yang sudah tak bernyawa akibat terbakar.
Ironisnya, meteran listrik di bangunan tersebut ditemukan masih utuh, memperkuat dugaan bahwa penyebab kebakaran adalah kebocoran gas.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, Yayasan Nusantara Alam Abadi harus menelan pil pahit. Kerugian material ditaksir mencapai angka yang cukup fantastis, yakni Rp1,5 miliar. Peralatan memasak modern dan logistik program Makan Bergizi Gratis ludes tak bersisa.
Empat saksi kunci, termasuk sang koki dan asisten lapangan, telah dimintai keterangan oleh polisi. Sampel arang kini telah dikantongi petugas sebagai bukti pendukung untuk memastikan penyebab pasti bencana tersebut.
"Hasil olah TKP dan keterangan saksi ini akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut," pungkas AKP Khairul Yasin.
Berita Terkait
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
-
Siapa Tim Alfa? Mengenal Unit TNI yang Terjun Padamkan Api di Way Kambas
-
Menjaga Rumah Gajah: Wagub Jihan Ajak Warga Jadi Mata di Belantara Way Kambas
-
Misi Pasukan Langit di Way Kambas: TNI Terjun Bebas Demi Jinakkan Bara Tersembunyi
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong