- Warga Rajabasa Raya menangkap dua pemuda mencurigakan berinisial MS dan RV pada Kamis dini hari.
- Pelaku membawa sejumlah senjata berbahaya seperti kunci T, airsoft gun, dan pisau kerambit saat diamankan.
- Polisi memastikan kedua pelaku merupakan dalang pencurian motor dan sedang mengembangkan jaringan kejahatan mereka.
SuaraLampung.id - Warga Gang Marga Anak Tuha, Kelurahan Rajabasa Raya, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, menangkap gelagat yang tak lazim dari dua pemuda yang mematung di atas motor mereka, Kamis (27/8/2026) pukul 03.00 WIB.
MS (21) dan RV (20) tampak mencurigakan. Wajah mereka tersembunyi di balik masker. Tak ingin wilayahnya menjadi sasaran empuk, warga memberanikan diri melakukan penggeledahan.
Hasilnya? Bulu kuduk siapa pun akan berdiri melihat "paket lengkap" kejahatan yang mereka bawa. Bukan ponsel atau identitas diri yang menonjol dari barang bawaan mereka, melainkan alat-alat yang siap menebar teror.
Warga menemukan dua buah kunci T, alat keramat para pencuri motor, disertai satu unit airsoft gun berkelir perak dengan gagang cokelat yang tampak mengancam.
Tak cukup di situ, sebilah pisau kerambit sepanjang 25 sentimeter turut ditemukan. Senjata-senjata ini menjadi bukti kuat bahwa kedua pemuda ini bukan sekadar warga yang tersesat di tengah malam.
"Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Personel patroli yang tiba di lokasi langsung mengamankan keduanya," ungkap Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, Jumat (28/8/2026).
Drama penangkapan di gang sempit itu ternyata membuka kotak pandora kejahatan lama. Setelah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Labuhan Ratu, MS dan RV tak lagi bisa berkelit.
Keduanya teridentifikasi sebagai dalang di balik hilangnya Honda Scoopy merah milik warga di Jalan Padat Karya pada 11 Juli silam.
"Kedua pelaku dipastikan merupakan pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Kami masih terus mendalami keterlibatan mereka pada aksi-aksi lainnya di wilayah Bandar Lampung," tegas AKP Ono.
Baca Juga: Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
Polisi kini tidak hanya berhenti pada penangkapan MS dan RV. Persenjataan yang mereka bawa, terutama airsoft gun dan kerambit, menjadi sinyal adanya keterlibatan dalam jaringan yang lebih besar atau potensi aksi kekerasan saat beraksi.
Saat ini, Polsek Labuhan Ratu tengah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Bandar Lampung untuk mengembangkan kasus ini. Polisi mencurigai masih ada sederet motor warga yang pernah menjadi korban dari aksi duo ini.
Berita Terkait
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
-
Niat Awal Cuma Nyolong, Pemuda Pringsewu Rudapaksa Pelajar di Kamar Kos
-
Bocah SD Temukan Jasad Bayi Ber-ari-ari di Aliran Sungai Bandar Lampung
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Modus Baru! Keripik Singkong Isi Vape Kokain Rp34,9 Miliar Digagalkan di Bakauheni
-
Lolos dari Maut! Pria yang Terjun di Dermaga Bakauheni Ditemukan Selamat di Pulau Kandang
-
Pasar Shopping Metro Mau Dibongkar, Nunik Pasang Badan Minta Nasib UMKM Diselamatkan
-
Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Peduli Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Kurangi dan Pilah Sampah