- Dua siswa sekolah dasar menemukan jasad bayi laki-laki di sungai Kelurahan Tanjung Agung pada Senin siang, 24 Agustus 2026.
- Petugas Polsek Tanjung Karang Timur dan Tim Inafis mengevakuasi jasad bayi yang masih berari-ari tersebut ke RSUD Abdul Moeloek.
- Kompol Gigih Andri Putranto menyatakan pihak kepolisian masih mendalami penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kematian serta pelaku pembuangan.
SuaraLampung.id - Langkah kaki dua bocah sekolah dasar di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, . terhenti tepat di perbatasan Kelurahan Sawah Brebes, Senin siang (24/8/2026).
Di antara arus sungai kecil yang dipenuhi tumpukan sampah, menyembul sesosok benda pucat yang tampak asing. Awalnya mereka ragu, namun saat mendekat, rasa penasaran itu berubah menjadi kengerian.
Benda itu bukan boneka, melainkan jasad bayi laki-laki yang tergeletak malang dalam posisi miring, sebagian tubuhnya tenggelam di balik sisa-sisa limbah rumah tangga.
Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB itu seketika memecah kesunyian warga Kecamatan Tanjung Karang Timur. Kabar penemuan ini menjalar cepat, mengubah suasana tenang menjadi kegemparan yang menyayat hati.
Tak butuh waktu lama bagi petugas Polsek Tanjung Karang Timur dan Tim Inafis Polresta Bandar Lampung untuk tiba di lokasi.
Saat jasad dievakuasi, sebuah fakta pilu terungkap. Bayi mungil tersebut diperkirakan lahir dalam kondisi cukup bulan.
Ironisnya, tali pusat atau ari-ari masih menempel erat di tubuhnya, sebuah tanda bahwa ia baru saja melihat dunia sebelum akhirnya dibuang ke sungai yang dingin.
"Kondisi jasad saat ditemukan sudah mulai mengalami proses pembusukan," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, saat memberikan keterangan resmi pada Selasa (25/8/2026).
Pihak kepolisian kini tengah bekerja ekstra keras untuk menyusun kepingan teka-teki di balik tragedi ini. Dugaan bahwa bayi malang ini sengaja dibuang oleh orang tuanya menjadi fokus utama penyelidikan.
Baca Juga: Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
Namun, siapa yang tega melakukan perbuatan tersebut masih menjadi tanda tanya besar yang menyelimuti warga Tanjung Agung.
Setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang mencekam, jasad bayi laki-laki tersebut segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Abdul Moeloek.
Di sana, tim medis dan ahli forensik akan melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya. Apakah ia meninggal sesaat setelah dilahirkan, atau sengaja dihabisi sebelum dibenamkan ke sungai?
"Untuk penyebab kematian dan siapa yang membuang, saat ini masih kami dalami melalui penyelidikan intensif," tegas Kompol Gigih.
Berita Terkait
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit
-
El Nino Mengganas: BPBD Bandar Lampung Siaga 24 Jam Gempur Krisis Air di 5 Kecamatan
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
-
Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci
-
Gerebek Sarang Narkoba di RE Martadinata, Polresta Bandar Lampung Ringkus 2 Pengedar dan 1 Pemakai
-
Makin Beragam, Ini Tiga Reksa Dana Baru dari BRI Wealth Management
-
19 Reka Adegan: Usai Lahirkan Sendiri, Ibu di Balam Tega Buang Bayi ke Saluran Air Pasar Tugu