- Ayah kandung berinisial YP menganiaya bayinya yang berusia tiga bulan di Baturaja pada Minggu, 9 Agustus 2026.
- Bayi MR mengalami penggumpalan darah di kepala dan luka serius akibat penganiayaan tersebut serta dirawat di RS Handayani Kotabumi.
- Polres Lampung Utara menangkap pelaku pada Kamis, 20 Agustus 2026, dan melimpahkan kasus ini ke Polres OKU.
SuaraLampung.id - Seorang bayi mungil berinisial MR tengah bertaruh nyawa di ruang ICU Rumah Sakit Handayani Kotabumi, Lampung Utara.
Di usianya yang baru menginjak tiga bulan, MR harus merasakan dinginnya peralatan medis dan rasa sakit yang tak terperikan akibat ulah ayah kandungnya sendiri.
YP (23), sang ayah, kini telah mendekam di sel tahanan. Ia diringkus Unit PPA Satreskrim Polres Lampung Utara setelah rentetan aksi kejamnya terhadap darah dagingnya sendiri terbongkar ke publik.
Tragedi ini bermula pada Minggu dini hari (9/8/2026), di sebuah rumah di Desa Lubuk Dingin, Baturaja. Saat lingkungan sekitar terlelap, YP diduga gelap mata.
Tanpa rasa iba, ia tega memukul kening bayinya yang masih merah itu sebanyak dua kali. Tak berhenti di situ, tubuh mungil MR dibanting ke atas kasur berulang kali.
Demi membungkam tangis kesakitan sang bayi, YP diduga menyumpal mulut korban dengan kain. Puncaknya, pria ini secara membabi buta menggigit pusar bayi tersebut hingga meninggalkan luka yang dalam.
Dampaknya sangat fatal. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, MR menderita penggumpalan darah di bagian kepala, lebam membiru di dada, mata, kening, hingga bagian pusarnya yang luka akibat gigitan.
Kasus ini baru tercium aparat setelah pihak keluarga, yang diliputi ketakutan dan amarah, melapor ke Polres Lampung Utara pada Kamis (20/8/2026).
Mengetahui pelaku berada di Kotabumi, polisi bergerak cepat melakukan penangkapan sebelum YP sempat melarikan diri.
Baca Juga: Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini memastikan bahwa hukum akan ditegakkan setegas-tegasnya. YP kini terancam pasal berlapis, mulai dari UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman yang berat.
"Kami tangani perkara ini secara profesional dan transparan. Korban masih sangat kecil, baru tiga bulan, dan membutuhkan perlindungan serta penanganan yang sangat serius," tegas AKBP Raswidiati, Jumat (21/8/2026).
Mengingat lokasi kejadian utama (locus delicti) berada di Baturaja, perkara ini selanjutnya akan dilimpahkan ke Polres Ogan Komering Ulu (OKU) untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Tangisan Balita Mengungkap Kematian Tragis Seorang Ayah di Jati Agung
-
Dilahirkan di Kamar Mandi, Dibuang ke Bak Sampah: ART Buang Darah Dagingnya Sendiri di Pahoman
-
Misteri Kardus Cokelat Berisi Jasad Bayi Gegerkan Pahoman
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit
-
El Nino Mengganas: BPBD Bandar Lampung Siaga 24 Jam Gempur Krisis Air di 5 Kecamatan
-
Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO, BRI Group Raih Enam Penghargaan Global
-
Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin
-
Sambil Pasang CCTV, Pria di Tulang Bawang Kuras Saldo M-Banking Pelanggan