- Polsek Talang Padang mengklarifikasi bahwa terlapor penganiayaan berinisial AM adalah mantan anggota DPRD Tanggamus periode 2014-2019.
- AM diduga menganiaya LAS di BBY Gym pada Kamis, 13 Agustus 2026, akibat kesalahpahaman uang operasional Rp10.000.
- Korban melaporkan insiden tersebut ke polisi, dan pihak kepolisian kini sedang memproses kasus secara hukum.
SuaraLampung.id - Jagat maya, mulai dari TikTok, Facebook, hingga Instagram, mendadak riuh oleh sebuah video amatir yang memicu gelombang kemarahan publik.
Narasi "Ada apa ini, katanya anggota dewan" tertulis tebal, menyertai rekaman dugaan penganiayaan di sebuah pusat kebugaran di Talang Padang, Tanggamus.
Menjawab kegaduhan digital tersebut, Polsek Talang Padang bergerak cepat. Satu fakta penting langsung diklarifikasi untuk meluruskan asumsi liar netizen. Sosok pria berinisial AM yang terekam dalam video tersebut bukanlah anggota DPRD aktif.
"Terlapor AM adalah mantan anggota DPRD Tanggamus periode 2014–2019. Kami sampaikan ini untuk meluruskan narasi yang berkembang luas di media sosial," tegas Kapolsek Talang Padang Iptu Harunur Rasyid, Minggu (16/8/2026).
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (13/8/2026) malam itu bermula dari hal sepele uang sepuluh ribu rupiah. Malam itu, LAS (24), seorang perempuan warga Dusun Peneongan, datang ke BBY Gym bersama adiknya untuk berolahraga.
Saat hendak pulang, ia berpamitan kepada instruktur gym karena AM, sang pengelola sekaligus mantan legislator itu, sedang tidak ada di lokasi.
Namun, saat LAS sedang mampir ke sebuah minimarket, sebuah pesan singkat dari sang instruktur mampir ke ponselnya.
Isinya mengejutkan. AM dikabarkan naik pitam karena LAS dituding pergi tanpa pamit dan belum membayar biaya operasional gym sebesar Rp10.000.
Berniat baik untuk melunasi kewajibannya, LAS pun memutar balik sepeda motornya menuju gym. Namun, bukan sambutan hangat atau tanda terima kasih yang ia dapatkan. Begitu motornya memasuki gerbang, AM sudah menunggunya dengan emosi yang meledak.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Tanggamus Viral, Ini Kata Kodam dan Kades
Dalam laporan resminya, LAS menceritakan momen horor tersebut. Tanpa banyak bicara, AM diduga langsung merangsek maju, mencekik leher LAS dengan kedua tangannya, melayangkan tamparan ke wajah, hingga mencakar mulut korban.
Semua aksi brutal itu terekam jelas oleh ponsel adik korban yang gemetar melihat kakaknya dianiaya. Tak terima dengan perlakuan tersebut, LAS yang mengalami luka fisik dan trauma langsung mendatangi Polsek Talang Padang malam itu juga.
Polisi menegaskan tidak akan main-main dalam menangani kasus yang telah menjadi atensi publik ini. Tim penyidik telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi termasuk instruktur gym, dan meminta hasil visum dari RS Panti Secanti Gisting.
"Kami menangani perkara ini sesuai SOP dan ketentuan hukum yang berlaku. Rekaman video dari saksi juga sudah kami amankan sebagai salah satu alat bukti kuat," ujar Iptu Harunur.
Berita Terkait
-
Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Tanggamus Viral, Ini Kata Kodam dan Kades
-
Lihat Mantan Istri Bareng Pria Lain, Lelaki di Bandar Lampung Nekat Hajar Korban Hingga Terkapar
-
Jejak Geng Kelelawar Ulu Belu: 30 Kali Bobol Toko Hingga Kotak Amal, 4 Tersangka Diringkus
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dosa Masa Lalu Terungkit: Narapidana Lapas Krui Kembali Jadi Tersangka Kasus Lama
-
Tragedi Berdarah Register 45 Mesuji: Paman Tewas Ditusuk Besan Gara-gara Panggil Nama Adik
-
Hanya Gara-gara Rp10 Ribu! Eks Anggota DPRD Diduga Cekik dan Tampar Perempuan di Gym
-
Wajah Baru Way Kambas: Ambisi Lampung Membangun Surga Gajah Kelas Dunia
-
Buron Usai Aksinya Viral, Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswi Unila Diringkus di Kontrakan