Wakos Reza Gautama
Senin, 18 Mei 2026 | 09:34 WIB
Ilustrasi penangkapan. Remaja berinisial NR mencuri tiga ponsel dan satu sepeda motor milik IM di Way Kandis, Bandar Lampung. [Suara.com/Eko]
Baca 10 detik
  • Remaja berinisial NR mencuri tiga ponsel dan satu sepeda motor milik IM di Way Kandis, Bandar Lampung.
  • Aksi pencurian tersebut dilakukan NR pada Selasa dini hari saat korban sedang tertidur lelap di rumahnya.
  • Polsek Tanjung Senang berhasil menangkap pelaku pada Kamis setelah aksinya terekam kamera CCTV milik tetangga korban.

SuaraLampung.id - Bagi IM (18), seorang pemuda yang sehari-hari mengadu nasib dengan berjualan kebab di Way Kandis, Bandar Lampung, keramahan adalah kunci usahanya.

Namun, ia tak pernah menyangka bahwa keramahan tulusnya justru menjadi pintu masuk bagi sebuah pengkhianatan yang pahit.

Berawal dari obrolan hangat di depan panggangan kebab, IM berkenalan dengan NR (17), seorang remaja asal Lampung Timur.

Dalam hitungan hari, keduanya menjadi akrab. NR sering datang berkunjung, bercanda, hingga akhirnya IM yang merasa sudah memiliki kawan baru, mengizinkan NR untuk menginap di rumahnya.

Namun, di balik sikap akrab NR, tersimpan rencana gelap. Selasa malam (13/5/2026) menjadi momen terakhir persahabatan singkat mereka.

Malam itu, NR tidur bersama IM di ruang tamu. Suasana rumah begitu tenang, hingga jarum jam menunjukkan pukul 03.00 WIB dini hari. Di saat IM dan seluruh keluarganya terlelap dalam mimpi, NR justru terjaga. Dengan langkah senyap, ia mulai beraksi.

Tiga unit telepon genggam yang tergeletak di meja ruang tengah dan di dalam tas raib seketika. Tak puas hanya dengan itu, NR melirik kunci sepeda motor yang masih tergantung manis di kendaraannya. Tanpa suara, ia menuntun motor tersebut keluar melalui pintu samping rumah dan menghilang ditelan kegelapan malam.

"Pagi harinya, korban dan keluarga baru menyadari bahwa tamu mereka sudah pergi, bersama dengan sepeda motor dan seluruh ponsel milik mereka," jelas Kapolsek Tanjung Senang, Iptu Andri Saputra, Senin (18/5/2026).

Namun, NR lupa satu hal bahwa mata kamera tidak pernah tidur. Pelarian NR terekam jelas oleh kamera CCTV milik tetangga korban. Dalam rekaman tersebut, wajah "sahabat baru" yang selama ini dipercaya IM terlihat jelas sedang membawa kabur barang curian.

Baca Juga: Sandiwara Anggota TNI AL Gadungan di Bandar Lampung: Jual Motor Kredit Sendiri Tapi Mengaku Dibegal

Berbekal bukti digital tersebut, Unit Reskrim Polsek Tanjung Senang bergerak cepat. Pelarian NR berakhir pada Kamis (14/5/2026) saat polisi berhasil membekuknya tanpa perlawanan.

Load More