- Seorang pria berinisial MRP melaporkan tindak pembegalan palsu di Polresta Bandar Lampung pada Kamis, 14 Mei 2026.
- Polisi mengungkap bahwa MRP merupakan anggota Komcad yang berbohong demi menutupi aksi penjualan motornya sendiri.
- Akibat tindakan tersebut, MRP resmi ditetapkan sebagai tersangka karena membuat laporan palsu untuk menghindari cicilan motor.
SuaraLampung.id - Dengan langkah tegap dan raut wajah penuh tekanan, MRP (21) melangkah masuk ke ruang SPKT Polresta Bandar Lampung pada Kamis siang (14/5/2026).
Di hadapan petugas, pemuda asal Kemiling ini menuturkan sebuah kisah heroik sekaligus mencekam. Dia baru saja menjadi korban begal di kawasan PJR Panjang.
Tak tanggung-tanggung, untuk meyakinkan petugas, MRP melabeli dirinya sebagai anggota TNI Angkatan Laut. Ia merangkai narasi bak film aksi.
Diadang tiga pria misterius, ditodong senjata tajam hingga moncong senjata api, sampai akhirnya sepeda motor kesayangannya dirampas paksa di aspal Jalan Soekarno-Hatta.
Namun, sepandai-pandainya MRP menyusun skenario, insting penyidik kepolisian jauh lebih tajam. Di balik pengakuan yang ia banggakan, tersimpan sebuah kebohongan yang akhirnya runtuh hanya dalam hitungan jam.
Kecurigaan polisi bermula saat petugas berkoordinasi dengan pihak TNI AL di Lampung untuk memverifikasi identitas pelapor.
Hasilnya mengejutkan. MRP bukanlah prajurit aktif. Ia hanyalah anggota Komponen Cadangan (Komcad) yang mencoba menyalahgunakan nama institusi demi memuluskan laporan palsunya.
Ditekan dengan serangkaian pertanyaan investigatif, nyali MRP akhirnya menciut. Aroma "begal" yang ia ceritakan perlahan menguap, berganti dengan pengakuan jujur yang memalukan.
Fakta pahit terungkap. Aksi begal itu tidak pernah ada. Sepeda motor yang ia laporkan hilang sebenarnya telah ia jual sendiri kepada seorang rekan seharga Rp6,5 juta. Motifnya klasik namun tragis yakni himpitan ekonomi.
Baca Juga: Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
MRP, yang merupakan mantan petugas sekuriti, mengaku kalut setelah kehilangan pekerjaan sementara cicilan motornya baru berjalan satu bulan.
Alih-alih mencari solusi legal, ia memilih jalan pintas menjual motor kreditnya secara ilegal, lalu membuat laporan begal agar bisa terhindar dari tanggung jawab cicilan atau klaim asuransi.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengonfirmasi bahwa drama laporan palsu ini telah berakhir dengan penetapan MRP sebagai tersangka.
“Setelah dilakukan pendalaman dan pengecekan lokasi, ternyata kejadian itu memang tidak pernah ada. Motor tersebut dijual sendiri oleh pelaku kepada rekannya karena ia membutuhkan uang tunai,” tegas Kompol Gigih, Sabtu (16/5/2026).
Berita Terkait
-
Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
-
COD via DM IG: Mahasiswa Bandar Lampung Tewas Mengenaskan Usai Tawuran 2 Geng
-
Siasat Mafia Solar di Bandar Lampung: Gunakan 36 Plat Nomor Palsu Kuras 5 Ton BBM Subsidi Sehari
-
Polisi Ringkus 58 Tersangka Narkoba dalam Dua Bulan di Bandar Lampung
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan
-
Bandar Lampung Tertinggi! Beras dan Cabai Jadi Biang Kerok Inflasi di Lampung
-
Bermodal Barcode Sakti Online dan Truk Siluman, Penimbun Solar Subsidi di Balam Diciduk di SPBU
-
Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter
-
Payroll Lebih Cepat dan Tertib, Ini Solusi Digital dari QLola by BRI