- Petugas keamanan berinisial EF tewas bersimbah darah di perkebunan sawit Way Kanan pada Kamis malam.
- Pelaku berinisial AW menyerahkan diri kepada polisi setelah emosi dituduh mencuri buah sawit oleh korban.
- Polisi mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan menjerat pelaku dengan pasal berlapis KUHP baru.
SuaraLampung.id - Seorang petugas keamanan (security) berinisial EF (41) yang dikenal berdedikasi, ditemukan terbujur kaku bersimbah darah di perkebunan kelapa sawit PT AKG Sungsang, Kampung Sungsang, Kecamatan Negeri Agung, Way Kanan, Kamis (13/8/2026) malam.
Hanya dalam hitungan jam setelah jasadnya ditemukan, teka-teki pelaku pembunuhan sadis ini terungkap. Pelaku akhirnya diserahkan keluarga ke polisi.
Kamis sekitar pukul 16.00 WIB, EF masih terlihat gagah mengendarai sepeda motornya menyusuri jalanan tanah perkebunan.
Sebagai garda terdepan keamanan perusahaan, patroli tunggal adalah rutinitas yang biasa ia jalani. Namun, hingga matahari terbenam, EF tak kunjung kembali ke posnya.
Kekhawatiran warga dan rekan sejawat terbukti benar. Pukul 20.00 WIB, EF ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan luka sabetan senjata tajam yang mengerikan di tubuhnya. Sepeda motornya tergeletak tak jauh dari lokasi, menjadi saksi bisu perlawanan terakhir sang satpam.
Kapolres Way Kanan, AKBP Ramadhona, mengungkapkan bahwa motif di balik aksi penganiayaan berat ini dipicu oleh rasa tersinggung yang memuncak menjadi emosi gelap.
Terduga pelaku, AW (43), yang juga warga Kampung Sungsang, mengaku merasa terpojok saat bertemu korban di areal perkebunan.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku emosi karena dituduh korban hendak mencuri buah kelapa sawit atau brondolan. Padahal, pengakuan pelaku saat itu ia sedang mencari anaknya yang belum pulang ke rumah," jelas AKBP Ramadhona, Jumat (14/8/2026).
Cekcok mulut yang hebat tak terhindarkan. Dari saling dorong, situasi memanas hingga AW mencabut senjata tajam dan menyerang EF secara membabi buta. Nyawa sang satpam pun melayang di ujung besi tajam.
Baca Juga: Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
Setelah kejadian berdarah tersebut, polisi segera melakukan upaya penggalangan dan pendekatan kepada tokoh masyarakat serta keluarga pelaku. Tekanan batin dan kesadaran hukum akhirnya membawa AW pada sebuah keputusan besar.
Jumat (14/8/2026) dini hari, tepat pukul 01.00 WIB, AW didampingi keluarganya melangkah gontai menuju Satreskrim Polres Way Kanan untuk menyerahkan diri.
Ia mengakui perbuatannya dan kini harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan nyawa yang telah ia hilangkan.
Atas perbuatannya yang brutal, AW terancam menghabiskan masa tuanya di balik jeruji besi. Polisi menjeratnya dengan pasal berlapis dalam KUHP baru (UU No. 1 Tahun 2023), terkait perampasan nyawa dan penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian.
Sejumlah barang bukti telah diamankan, termasuk sebilah pisau garpu sepanjang 27 cm, pakaian, dan sepatu milik korban.
Sementara itu, jasad EF telah dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung untuk proses autopsi guna memperkuat bukti di persidangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi
-
Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur
-
Peras Perangkat Desa Jutaan Rupiah Pakai Dalih Hapus Berita, Kedok 2 Wartawan Bodong Terbongkar
-
Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan
-
Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis