- Sebanyak 15 jemaah calon haji asal Lampung terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci karena kondisi kesehatan menurun.
- Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung, Ansori F. Citra, menyatakan penundaan tersebut terjadi hingga kloter kesebelas keberangkatan pada Mei 2026.
- Sebanyak 4.870 jemaah Lampung telah diberangkatkan dari total 5.869 kuota haji yang tersedia untuk wilayah tersebut tahun ini.
SuaraLampung.id - Di tengah gema talbiyah yang membuncah dari ribuan jemaah asal Lampung, terselip sebuah kisah getir tentang penantian yang harus diperpanjang.
Impian untuk menyentuh sudut Kakbah tahun ini harus disimpan rapat-rapat oleh 15 jemaah calon haji asal Bumi Ruwa Jurai.
Hingga keberangkatan kelompok terbang (kloter) ke-11, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung mencatat belasan jemaah tersebut terpaksa menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Alasan kesehatan menjadi faktor utama yang membendung langkah mereka menuju Baitullah.
"Dari sebelas kloter yang telah kami berangkatkan, terdapat 15 calon haji yang menunda berangkat karena sejumlah alasan," ungkap Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung, Ansori F. Citra, Kamis (7/5/2026).
Ansori menjelaskan, mayoritas dari mereka yang tertunda perjalanannya adalah karena kondisi fisik yang sedang tidak prima.
Bagi mereka, panggilan suci tahun ini harus dijawab dengan kesabaran ekstra untuk memulihkan kesehatan sebelum benar-benar siap menunaikan rukun Islam kelima.
"Rata-rata yang tunda berangkat itu karena sakit. Kami pastikan penanganan bagi mereka yang gagal berangkat ini akan terus dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku," tegasnya.
Meski ada catatan penundaan, optimisme tetap menyelimuti proses embarkasi di Provinsi Lampung. Hingga saat ini, sebanyak 4.870 jemaah telah sukses diterbangkan menuju Arab Saudi. Angka ini mencakup jemaah dari 11 kloter yang telah diberangkatkan dari total 14 kloter yang dijadwalkan.
Ansori bersyukur, sejauh ini proses pemberangkatan jemaah dari embarkasi antara Provinsi Lampung berjalan tanpa kendala berarti. "Kami bersyukur hingga kini tidak ada kendala teknis yang menghambat," tambahnya.
Baca Juga: Ancam Sebar Aib Keluarga Jadi Senjata Residivis Peras Petani Lampung Tengah
Tahun ini, Provinsi Lampung mendapatkan amanah kuota haji sebanyak 5.827 orang. Formasi ini terdiri dari 5.489 jemaah reguler, 291 jemaah lansia prioritas, serta didampingi oleh 31 petugas haji daerah dan 16 pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Menariknya, Lampung juga mendapatkan "berkah" tambahan kuota limpahan dari DKI Jakarta sebanyak 95 kursi. Namun, dari tambahan tersebut, hanya 65 calon jemaah dan 3 pembimbing KBIHU yang berhasil terserap.
Dengan demikian, total kekuatan jemaah haji Provinsi Lampung yang akan memadati padang Arafah tahun ini mencapai 5.869 orang. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mimpi Buruk di Pringsewu: Suami Tikam Istri di Depan Anak Hanya karena Pintu Tak Kunjung Dibuka
-
Cinta Terbentur Visa: Pria Singapura yang Jadi Petani di Tanggamus Kini Terancam Deportasi
-
Kesehatan Jadi Penghalang, 15 Jemaah Calon Haji Lampung Terpaksa Tunda Keberangkatan
-
Jaringan BRILink Agen Makin Luas, Layani Transaksi Keuangan di Ribuan Desa
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Bantu Jutaan Nasabah Tumbuh dan Naik Kelas Secara Berkelanjutan