- Kecelakaan tragis melibatkan truk Fuso dan sepeda motor terjadi di Jalinsum, Lampung Utara, pada Selasa (5/5/2026) dini hari.
- Pengendara motor Novita Sari dan anaknya tewas di lokasi akibat tertabrak truk karena faktor blind spot pengemudi.
- Polisi telah mengamankan sopir truk Saudi Mustofa di Mapolres Lampung Utara guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
SuaraLampung.id - Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kembali memakan korban. Di bawah temaram lampu jalan Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara, sebuah tragedi memilukan terjadi pada Selasa (5/5/2026) dini hari, saat sebagian besar warga masih terlelap.
Sebuah sepeda motor Honda Supra Fit yang dikendarai Novita Sari (33) bersama sang buah hati, Jihan Syaqila yang baru berusia 2 tahun, harus berhadapan dengan raksasa jalanan truk Fuso Hino bernomor polisi BE 9750 BU.
Pagi buta itu, Novita dan Jihan sedang melaju dari arah Desa Blambangan Pagar menuju Simpang Propau. Di belakang mereka, sebuah truk Fuso yang dikemudikan oleh Saudi Mustofa (31) membayangi. Namun, nahas tak dapat ditolak.
Jarak yang terlalu dekat ditambah fenomena blind spot atau titik buta, kondisi di mana pengendara kendaraan besar tidak bisa melihat kendaraan kecil di area tertentu, menjadi pemicu petaka.
Kasat Lantas Polres Lampung Utara, AKP Foni Salimubun, mengungkapkan pengemudi truk sama sekali tidak menyadari keberadaan motor Novita di depannya.
“Diduga karena jarak terlalu dekat dan adanya titik buta (blind spot), kendaraan Fuso tersebut menabrak bagian belakang sepeda motor korban,” jelas AKP Foni pada Rabu (6/5/2026).
Novita dan Jihan tak punya kesempatan untuk menghindar. Ibu dan anak ini mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian.
Kepergian warga Tanjung Harapan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Jihan yang masih berusia dua tahun harus meregang nyawa dalam dekapan ibunya di tengah perjalanan yang seharusnya membawa mereka pulang dengan selamat.
Kini, Saudi Mustofa beserta truk Fuso yang dikemudikannya telah diamankan di Mapolres Lampung Utara untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami keterangan saksi-saksi guna memastikan kronologi pasti kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa
Berita Terkait
-
Tiga Hari Hilang Misterius, Penyelam Panah Ikan di Way Rarem Ditemukan Tak Bernyawa
-
Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem
-
Hantaman Maut Kapal Kargo di Perairan Kalianda: Tim SAR Sisir Laut Cari Nelayan yang Hilang
-
KM Bima Suci Tenggelam Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Kalianda, 1 Nelayan Hilang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran Bakal Menengok Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Labuhan Maringgai
-
Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja
-
Ibu dan Balita Tewas Ditabrak Truk Fuso di Lampung Utara
-
Lampung Memasuki Era Aging Population, Apa Itu?
-
Lampung Melesat di Peringkat 2 Sumatera! BI Prediksi Ekonomi Terus Ngegas Hingga Akhir 2026