- Pelaku berinisial RY merampas sepeda motor dan ponsel milik korban S di Desa Gunung Kramat pada Februari 2026.
- RY merobek jilbab korban dengan badik sebelum melarikan diri membawa barang curian senilai total Rp24 juta ke Lampung Tengah.
- Polsek Abung Semuli berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya beserta barang bukti untuk mempertanggungjawabkan aksi kriminal tersebut.
SuaraLampung.id - Sore itu, Selasa (17/2/2026), jalanan perkebunan di Desa Gunung Kramat, Kecamatan Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara, seharusnya menjadi rute pulang yang biasa bagi S (18). Namun, ketenangan di jalur sepi itu mendadak berubah menjadi mimpi buruk yang nyaris merenggut nyawanya.
Dari balik rimbunnya semak-semak, sebuah bayangan muncul menyergap. Bukan sekadar gertakan, pelaku yang mengenakan penutup muka (sebo) itu langsung menghunuskan sebilah badik tajam ke arah S dan rekannya. Di bawah ancaman ujung maut, S dipaksa berhenti dalam kondisi gemetar hebat.
Kejadian berlangsung sangat cepat dan brutal. Saat S mencoba menyelamatkan diri, pelaku yang kini diketahui berinisial RY (30) mengejarnya dengan beringas. Ayunan badik yang diarahkan ke tubuh korban sempat mengenai dan merobek jilbab yang dikenakan S.
Hanya selisih beberapa sentimeter dari maut, S yang didera ketakutan tak punya pilihan selain merelakan sepeda motor Honda Beat dan tas berisi dua unit ponsel miliknya dibawa kabur. Kerugian materiil mencapai Rp24 juta, namun trauma yang membekas jauh lebih mahal harganya.
RY mungkin mengira pelariannya ke wilayah Kabupaten Lampung Tengah akan menghapus jejak kejahatannya. Namun, ia salah besar.
Tim Polsek Abung Semuli di bawah komando langsung IPTU Sahril Emarsad tak membiarkan "begal semak-semak" ini bernapas lega.
Berbekal serangkaian penyelidikan intensif, petugas berhasil mengendus persembunyian RY. Dalam sebuah operasi penyergapan yang presisi, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh harian lepas itu akhirnya diringkus tanpa perlawanan berarti.
"Benar, tim telah berhasil mengungkap kasus curas ini dan mengamankan satu orang pelaku di wilayah Lampung Tengah," ungkap Kasi Humas Polres Lampung Utara, IPTU Herawati, Rabu (22/4/2026).
Selain menangkap RY, polisi juga mengamankan barang bukti yang menjadi saksi bisu aksi kriminalnya yaitu satu unit motor curian, sebilah badik yang sempat merobek jilbab korban, serta sebo hitam yang ia gunakan untuk menutupi wajahnya saat beraksi.
Baca Juga: Ditangkap di Rajabasa, Jejak Kelam Pencuri Motor yang Tukar Hasil Kejahatan dengan Sabu
Kini, RY harus mendekam di sel tahanan Polsek Abung Semuli untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi pun memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang mencoba mengusik ketenangan warga.
"Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan menindak tegas setiap pelaku kejahatan. Kami imbau masyarakat tetap waspada, terutama saat melintasi lokasi sepi," pungkas IPTU Herawati.
Berita Terkait
-
Ditangkap di Rajabasa, Jejak Kelam Pencuri Motor yang Tukar Hasil Kejahatan dengan Sabu
-
Berangkat Sekolah, Pelajar di Lampung Tengah Malah Ditodong Sajam dan Motornya Dirampas
-
Pagar Makan Tanaman: Motor Pria Ini Digondol Rekan Kerja Sendiri di Kawasan Panjang
-
Baru 3 Bulan Menjabat, Sipir Muda Rutan Kotabumi Terciduk Selundupkan 40 Paket Sabu ke Lapas
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot
-
Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah
-
Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan
-
Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat