- BPK mengungkap tata kelola pajak yang buruk di Bandar Lampung menyebabkan potensi pendapatan daerah hilang cukup besar.
- Ketua Pansus DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyoroti sistem pendataan pajak tidak terintegrasi dan penggunaan tapping box tidak optimal.
- BPK menemukan kesalahan perhitungan pajak senilai Rp508,9 juta serta potensi pajak tak tertagih mencapai Rp987,1 juta akibat pengawasan lemah.
Pansus menemukan praktik penerimaan yang tidak disetorkan ke kas daerah, sebuah kebocoran yang sistematis akibat target yang tidak berbasis pada potensi riil.
Sebagai solusi, Pansus mengeluarkan delapan rekomendasi strategis. Intinya satu yakni Bandar Lampung butuh revolusi digital. Tidak boleh lagi ada pengelolaan yang parsial.
Digitalisasi total, penggunaan Big Data, hingga pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) didorong untuk memetakan potensi pajak secara akurat dan real-time.
Namun, teknologi secanggih apa pun akan tumpul jika tidak dibarengi dengan keberanian untuk berubah. Dashboard publik untuk memantau PAD secara transparan dinilai mendesak agar rakyat bisa ikut mengawasi ke mana uang mereka mengalir.
Di akhir laporannya, Asroni mengingatkan bahwa laporan ini adalah sebuah peringatan terakhir. Tanpa kemauan politik (political will) yang kuat dari pemerintah daerah untuk membenahi "lubang-lubang" ini, Bandar Lampung hanya akan terus kehilangan haknya untuk membangun lebih cepat.
"Ini peringatan keras. Jika tidak dibenahi secara serius, kebocoran akan terus terjadi dan masyarakat yang akan dirugikan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Rayuan Maut Pria Beristri di Balam: Mengajak Anak Bawah Umur 'Staycation' Hingga Digerebek Istri
-
Skandal PTK Khusus Pemkot Bandar Lampung: Sedot Rp3,6 Miliar Uang Rakyat Tapi Sosoknya 'Gaib'
-
Pagar Makan Tanaman: Motor Pria Ini Digondol Rekan Kerja Sendiri di Kawasan Panjang
-
Karyawan Leasing di Bandar Lampung Nekat Gadai Mobil Kantor Rp34 Juta Demi Bayar Utang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Pamit Angkat Jemuran, IRT di Ketapang Lampung Selatan Ditemukan Tewas dengan Luka di Kepala
-
Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak
-
Janji Manis Berujung Jeruji: Oknum ASN Jual Proyek Bodong Ditangkap Polisi Bandar Lampung
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa