- Warga menemukan kerangka manusia diduga NS di sebuah rumah kosong, Kelurahan Rajabasa, Bandar Lampung, pada Jumat (10/4/2026).
- Tim Inafis memperkirakan korban meninggal akibat sakit sekitar dua bulan lalu tanpa ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
- Keluarga menerima kematian NS sebagai musibah dan menolak autopsi agar jenazah segera dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.
SuaraLampung.id - Selama dua bulan terakhir, sebuah rumah kosong di Jalan Indra Bangsawan, Kelurahan Rajabasa, Bandar Lampung, berdiri membisu.
Tak ada yang menyangka, di balik pintu-pintu yang tertutup dan debu yang menebal, sebuah tragedi sunyi sedang berlangsung.
Rahasia kelam rumah itu mulai terkuak pada Jumat (10/4/2026) sore. Berawal dari keluhan warga sekitar yang merasa terganggu oleh bau tidak sedap yang menusuk hidung, kecurigaan pun memuncak. Informasi itu pun bergulir dari pemilik rumah hingga akhirnya sampai ke telinga aparat kepolisian.
Saat pintu dibuka, pemandangan memilukan tersaji di depan mata. Bukan lagi raga yang utuh, melainkan sesosok jenazah yang telah menjadi tulang belulang dan tengkorak yang tergeletak di salah satu sudut ruangan.
Kapolsek Kedaton, Kompol Budi Harto, mengonfirmasi penemuan tersebut. Berdasarkan penelusuran di lokasi kejadian dan keterangan sejumlah saksi, identitas kerangka tersebut diduga kuat adalah NS (38).
Di mata warga sekitar, NS bukanlah orang asing. Ia dikenal sebagai penyandang gangguan jiwa (ODGJ) yang memang kerap menjadikan rumah kosong tersebut sebagai tempat berteduh dan beristirahat.
"Dari keterangan warga, korban memang sering berada di lokasi itu. Namun, sudah cukup lama ia tidak terlihat melintas atau berada di sekitar sana," ujar Kompol Budi Harto, Sabtu (11/4/2026).
NS seolah lenyap ditelan bumi, sampai akhirnya bau kematian membawanya kembali ke ingatan orang-orang. Tim Inafis Polresta Bandar Lampung yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) memperkirakan bahwa NS telah mengembuskan napas terakhirnya sekitar dua bulan lalu.
Kondisi jenazah yang sudah tinggal kerangka menunjukkan betapa lamanya NS berpulang tanpa ada satu pun orang yang menyadari. Ia menjemput maut dalam kesendirian yang paripurna di tengah hiruk-pikuk Kota Bandar Lampung.
Baca Juga: Sidak Wamendagri di Bandar Lampung: Saat WFA Bukan Berarti Libur
Petugas segera mengevakuasi sisa-sisa jasad NS ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung menggunakan ambulans untuk pemeriksaan luar.
Hasil sementara menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang belulang tersebut. NS diduga meninggal karena faktor alami atau sakit.
Kabar duka ini akhirnya sampai ke pihak keluarga. Dengan hati yang lapang namun berat, keluarga NS menyatakan telah menerima kenyataan pahit ini sebagai musibah.
Mereka menolak dilakukan autopsi lebih lanjut dan meminta agar jenazah NS segera diserahkan untuk dimakamkan secara layak.
"Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini dan meminta untuk segera dimakamkan," pungkas Kompol Budi.
Tag
Berita Terkait
-
Sidak Wamendagri di Bandar Lampung: Saat WFA Bukan Berarti Libur
-
Ada Lensa di Balik Dinding: Aksi Bejat Penjual Gorengan Rekam Tetangga Mandi di Balam
-
Peluang Emas Jadi ASN! Bandar Lampung Usulkan 200 Formasi, Guru dan Nakes Jadi Rebutan
-
Akhir Pelarian di Tanah Banten: Jejak Berdarah Si Manusia Silver yang Bacok Sopir Travel di Balam
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Gudang Sabu Berkedok Barbershop di Ruko Way Kenanga Tubaba Terbongkar
-
Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor
-
Penyelundupan Senpi Rakitan Asal Jabung Modus Paket Gagal, Tujuan ke Pelaku Curanmor di Cikarang
-
Pilih ORI030 di BRI, Investasi ORI Dijamin Negara dan Mudah Dibeli
-
Bukan Beton, Tapi Bambu: Jurus Back to Nature Amankan Jalur Liwa-Sumsel dari Longsor