- Korban berinisial JA memergoki tetangganya, AT, saat mencoba merekam dirinya di kamar mandi kontrakannya pada Sabtu malam.
- Pelaku AT tertangkap basah oleh korban melalui celah dinding di Kelurahan Perwata, Teluk Betung Timur, pada 4 April 2026.
- Polisi telah menahan pelaku dan menyita telepon genggam sebagai barang bukti setelah terbukti melakukan aksi perekaman ilegal tersebut.
SuaraLampung.id - Bagi JA (21), kamar mandi seharusnya menjadi ruang paling privat dan aman di rumah kontrakannya yang terletak di Kelurahan Perwata, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung (Balam).
Namun, kenyamanan itu hancur seketika pada Sabtu malam (4/4/2026), saat sebuah kilatan cahaya dari lensa kamera ponsel muncul di celah dinding yang tak terduga.
Malam itu, sekitar pukul 18.30 WIB, JA tengah membersihkan diri. Namun, instingnya mendadak tajam saat melihat sesuatu yang ganjil di dinding kamar mandinya.
Melalui sebuah lubang kecil yang sebelumnya tertutup bahan PVC, ia melihat sebuah benda yang sangat ia kenal. Lensa kamera ponsel yang tengah membidiknya.
Tanpa rasa takut, JA mengambil tindakan spontan yang berani. Ia menyiramkan air dengan kuat ke arah sumber kamera tersebut, membuat sang "pemilik mata rahasia" kaget dan melarikan diri.
Tak butuh waktu lama bagi JA untuk mencari tahu siapa pelakunya. Ternyata, sosok di balik kamera itu adalah AT (30), pria asal Tasikmalaya yang tak lain adalah tetangga kontrakannya sendiri.
Kapolsek Teluk Betung Timur, Kompol Toni Apriadi, mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan kerusakan kecil pada dinding untuk melancarkan aksi bejatnya.
"Pelaku mengintip dan merekam korban secara diam-diam melalui celah dinding kamar mandi yang ia modifikasi sedemikian rupa," jelas Kompol Toni, Jumat (10/4/2026).
Ironisnya, AT yang dalam kesehariannya dikenal sebagai penjual gorengan ini mengaku bahwa ini bukanlah aksi pertamanya.
Baca Juga: Peluang Emas Jadi ASN! Bandar Lampung Usulkan 200 Formasi, Guru dan Nakes Jadi Rebutan
Di balik penampilannya yang biasa saja, tersimpan perilaku menyimpang yang sudah ia lakukan sebanyak dua kali terhadap korban yang sama.
“Pengakuannya sudah dua kali. Namun, dalam aksi yang terakhir ini, ia belum sempat menekan tombol rekam karena sudah lebih dulu dipergoki dan disiram oleh korban,” tambah Kompol Toni.
Pelarian AT berakhir di jeruji besi. Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti utama berupa satu unit telepon genggam yang digunakan untuk melancarkan aksinya.
Kini, penjual gorengan tersebut harus meninggalkan dagangannya dan bersiap menghadapi proses hukum yang menjeratnya.
"Pelaku sudah kami tahan di Mapolsek untuk menjalani penyidikan lebih lanjut," tegas Toni.
Berita Terkait
-
Peluang Emas Jadi ASN! Bandar Lampung Usulkan 200 Formasi, Guru dan Nakes Jadi Rebutan
-
Akhir Pelarian di Tanah Banten: Jejak Berdarah Si Manusia Silver yang Bacok Sopir Travel di Balam
-
Mempertaruhkan Masa Depan di Kursi Ilegal: Nestapa Siswa SMA Siger Bandar Lampung
-
Uang Rakyat Jadi Deposito, DPRD Bandar Lampung Pertanyakan: Mana Laporan Bunganya?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung