- Sektor pertanian Lampung menghadapi ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi memuncak pada September mendatang.
- BBWS Mesuji Sekampung mengandalkan pembangunan sumur bor sebagai solusi utama irigasi lahan pertanian saat curah hujan berkurang.
- Pemerintah daerah diminta segera mengajukan usulan pembangunan sumur bor sebelum batas waktu pendaftaran berakhir pada Mei mendatang.
SuaraLampung.id - Bayang-bayang musim kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino mulai menghantui sektor pertanian di Lampung.
Dengan puncak kekeringan yang diprediksi jatuh pada September mendatang, para petani dan pemerintah daerah kini berpacu dengan waktu.
Senjatanya? Bukan sekadar menanti hujan, melainkan menggali "harta karun" yang tersembunyi di bawah tanah.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menegaskan bahwa Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) atau sumur bor adalah kunci utama untuk menyelamatkan napas pertanian saat langit tak lagi menurunkan air.
“JIAT menjadi alternatif utama karena memanfaatkan cadangan air tanah saat intensitas hujan berkurang,” ujar Elroy Koyari, Sabtu (11/4/2026).
Namun, ada sebuah ironi yang terungkap. Meski ancaman kekeringan sudah di depan mata, usulan pembangunan sumur bor dari kabupaten/kota di Lampung dinilai masih sangat minim.
Hingga saat ini, baru tercatat 115 unit sumur bor yang beroperasi, mengairi sekitar 2.044 hektare lahan dengan debit total 217,95 liter per detik. Elroy memberikan peringatan keras bahwa waktu hampir habis.
"Kami mendorong agar kabupaten dan kota segera mengajukan usulan karena pintu usulan hanya dibuka sampai Mei mendatang," tegasnya.
Saat ini, sebaran sumur bor di Lampung masih terkonsentrasi di beberapa titik. Lampung Selatan memimpin sebagai daerah paling "haus" sekaligus paling siap dengan 74 unit sumur bor yang mengover 1.294 hektare lahan.
Baca Juga: Sidak Wamendagri di Bandar Lampung: Saat WFA Bukan Berarti Libur
Berikut rincian sebaran "benteng pertahanan" air tanah di Lampung saat ini:
- Lampung Selatan: 74 unit (1.294 hektare)
- Lampung Timur: 27 unit (510 hektare)
- Lampung Tengah: 11 unit (190 hektare)
- Pringsewu: 2 unit (30 hektare)
- Pesawaran: 1 unit (20 hektare)
Melihat data tersebut, wilayah seperti Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Lampung Timur disebut sebagai daerah dengan potensi irigasi yang sangat besar namun belum tergarap maksimal.
BBWS Mesuji Sekampung tidak hanya bicara soal hari ini, tapi juga memetakan mitigasi jangka panjang. Untuk tahun 2026, sejumlah desa telah masuk dalam daftar prioritas usulan sumur kekeringan.
Warga di desa-desa berikut bisa sedikit bernapas lega jika usulan ini terealisasi:
- Lampung Selatan: Desa Kelawi, Bakauheni, dan Totoharjo.
- Lampung Timur: Desa Donomulyo dan Catur Swako.
- Tulang Bawang Barat: Desa Margo Dadi dan Way Sido.
- Lampung Tengah: Desa Lempuyang Bandar, Purna Tunggal, Tanjung Anom, dan Adi Jaya.
(ANTARA)
Berita Terkait
-
Sidak Wamendagri di Bandar Lampung: Saat WFA Bukan Berarti Libur
-
Akal Bulus Sindikat Narkoba: Gunakan Ambulans untuk Selundupkan Sabu Rp22 Miliar di Bakauheni
-
Dendam di Balik Aib yang Terbongkar: Pria di Lampung Tengah Tikam Mantan Istri karena Sakit Hati
-
Ada Lensa di Balik Dinding: Aksi Bejat Penjual Gorengan Rekam Tetangga Mandi di Balam
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong