- Kecelakaan maut melibatkan mobil pikap dan sepeda motor terjadi di Jalan Lintas Barat Pringsewu pada Selasa, 7 April 2026.
- Insiden dipicu mobil hilang kendali di tikungan tajam hingga menabrak motor yang melaju dari arah berlawanan secara ekstrem.
- Dua orang korban meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis.
SuaraLampung.id - Siang bolong yang terik di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera mendadak berubah mencekam. Suara decit ban yang beradu dengan aspal disusul dentuman keras memecah keheningan di Dusun Krandegan, Pekon Gadingrejo Timur, Selasa (7/4/2026). Sebuah tikungan tajam yang selama ini dikenal rawan, kembali memakan korban jiwa.
Insiden berdarah yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu melibatkan sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 hitam bernomor polisi BE 8122 YW dan satu unit sepeda motor Honda Vario merah BE 4002 UH. Akibatnya fatal. Dua nyawa melayang dan satu lainnya kini tengah berjuang melewati masa kritis.
Kejadian bermula saat mobil pick up yang dikemudikan oleh Putra Ridho Pangestu (21), warga Segala Mider, Bandar Lampung, melaju dari arah Pringsewu menuju Bandar Lampung. Setibanya di lokasi kejadian yang berupa tikungan tajam, kendali atas kendaraan seberat itu tiba-tiba sirna.
"Berdasarkan penyelidikan awal, diduga kendaraan pikap hilang kendali," ujar Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan, Rabu (8/4/2026).
Dalam kepanikan, sopir diduga membanting setir ke kanan secara ekstrem. Namun, maut justru menjemput dari arah berlawanan.
Mobil tersebut masuk ke jalur lawan tepat saat sebuah sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Yuni Mardiatun (53) melintas.
Tak sendirian, Yuni saat itu sedang membonceng dua rekannya, Yeni Apriyani (43) dan Wagiyem (43). Tabrakan "adu banteng" pun tak terhindarkan.
Benturan hebat itu membuat motor Vario merah tersebut ringsek tak berbentuk. Yuni Mardiatun dan Yeni Apriyani mengalami luka yang sangat serius. Meski sempat dilarikan ke fasilitas medis terdekat, takdir berkata lain. Keduanya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, penumpang lainnya, Wagiyem, harus menderita luka berat dan hingga kini masih dalam kondisi kritis di RS Mitra Husada Pringsewu. Ironisnya, pengemudi pikap dilaporkan tidak mengalami luka fisik sedikit pun dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Drama Penangkapan Joni: Akhir Teror Pria Diduga ODGJ di Pringsewu yang Lukai Bocah 11 Tahun
Saksi mata di lokasi melihat pemandangan yang memilukan. Pecahan material kendaraan berserakan di aspal, sementara mobil L300 tersebut terlempar jauh keluar jalur hingga terperosok ke dalam area persawahan warga.
Arus lalu lintas di Jalinbar sempat tersendat selama beberapa saat karena banyaknya pengguna jalan yang melambatkan kendaraan untuk melihat evakuasi.
Kini, kedua kendaraan telah diamankan di kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu. Polisi masih terus mendalami penyebab pasti hilangnya kendali mobil tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap sang sopir muda.
Berita Terkait
-
Drama Penangkapan Joni: Akhir Teror Pria Diduga ODGJ di Pringsewu yang Lukai Bocah 11 Tahun
-
Kabur dari Meja Operasi RS dengan Peluru di Kaki, Ganden Akhirnya Tumbang di Tangerang
-
Berpacu dengan Waktu di Rantau Tijang: Riza Hilang Usai Diterjang Arus Sungai Sepulang dari Sawah
-
Viral Curanmor di Bawah Flyover Pasar Tugu, Polisi Ringkus 2 Pelaku Asal Lampung Timur
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Menjinakkan Bom Waktu di TPA Bakung: Benteng Air dan Larangan Rokok demi Halau Api
-
BRI Perkuat Struktur Pendanaan, Cost of Fund Turun dan Laba Bersih Tumbuh 13,7 Persen
-
3 Kali Bobol Puskesmas Rajabasa Indah, Pemuda 18 Tahun Diringkus Polisi
-
Skenario Dibegal Berujung Bui: Suami di Bandar Lampung Jual Motor Diam-diam demi Bayar Utang
-
Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Tanggamus Viral, Ini Kata Kodam dan Kades