Tasmalinda
Rabu, 01 April 2026 | 21:28 WIB
5 fakta wanita asal Lampung tewas ditusuk di OKU Timur
Baca 10 detik
  • Seorang wanita berinisial M tewas bersimbah darah di dapur rumahnya, Dusun Sungai Tebu, OKU Timur, pada Selasa malam.
  • Warga sempat memberikan pertolongan medis, namun korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dialaminya saat kejadian.
  • Polisi menemukan barang bukti pisau dan kini tengah memburu pria misterius yang terlihat kabur dari lokasi kejadian.

SuaraLampung.id - Kasus tewasnya seorang wanita di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, mengundang perhatian publik. Peristiwa yang terjadi di dalam rumah korban yang merupakan warga asal provinsi Lampung ini menyisakan duka sekaligus tanda tanya besar.

Berikut 5 fakta penting terkait kasus tersebut:

1. Teriakan Malam Hari Jadi Awal Terungkap

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Warga mulai curiga setelah mendengar teriakan dari arah rumah korban di Dusun Sungai Tebu. Teriakan tersebut menjadi petunjuk awal yang mengungkap kejadian tragis itu.

2. Korban Ditemukan Bersimbah Darah di Dapur
Saat warga mendatangi lokasi, korban berinisial M (40), warga asal Bukit Kemuning, Lampung, ditemukan sudah tergeletak di dapur rumah dalam kondisi bersimbah darah dan tidak berdaya.

3. Sempat Ditolong, Namun Nyawa Tak Tertolong

Warga bersama tenaga kesehatan sempat memberikan pertolongan kepada korban. Namun, luka yang dialami cukup parah sehingga korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

4. Pisau dan Ponsel Jadi Barang Bukti

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku serta satu unit ponsel milik korban.

Baca Juga: Bandar Lampung Darurat Parkir, Pelaku Usaha Wajib Sediakan Lahan Sendiri

5.  Pria Misterius Kabur, Polisi Lakukan Pengejaran

Berdasarkan keterangan saksi, seorang pria terlihat berlari meninggalkan rumah korban tak lama setelah kejadian. Polisi kini telah mengantongi identitas terduga pelaku dan tengah melakukan pengejaran intensif.

Saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik peristiwa tersebut. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa tindak kriminal bisa terjadi di ruang domestik dan menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga keamanan masyarakat.

Load More