- Seorang wanita berinisial M tewas bersimbah darah di dapur rumahnya, Dusun Sungai Tebu, OKU Timur, pada Selasa malam.
- Warga sempat memberikan pertolongan medis, namun korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dialaminya saat kejadian.
- Polisi menemukan barang bukti pisau dan kini tengah memburu pria misterius yang terlihat kabur dari lokasi kejadian.
SuaraLampung.id - Kasus tewasnya seorang wanita di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, mengundang perhatian publik. Peristiwa yang terjadi di dalam rumah korban yang merupakan warga asal provinsi Lampung ini menyisakan duka sekaligus tanda tanya besar.
Berikut 5 fakta penting terkait kasus tersebut:
1. Teriakan Malam Hari Jadi Awal Terungkap
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Warga mulai curiga setelah mendengar teriakan dari arah rumah korban di Dusun Sungai Tebu. Teriakan tersebut menjadi petunjuk awal yang mengungkap kejadian tragis itu.
2. Korban Ditemukan Bersimbah Darah di Dapur
Saat warga mendatangi lokasi, korban berinisial M (40), warga asal Bukit Kemuning, Lampung, ditemukan sudah tergeletak di dapur rumah dalam kondisi bersimbah darah dan tidak berdaya.
3. Sempat Ditolong, Namun Nyawa Tak Tertolong
Warga bersama tenaga kesehatan sempat memberikan pertolongan kepada korban. Namun, luka yang dialami cukup parah sehingga korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
4. Pisau dan Ponsel Jadi Barang Bukti
Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku serta satu unit ponsel milik korban.
Baca Juga: Bandar Lampung Darurat Parkir, Pelaku Usaha Wajib Sediakan Lahan Sendiri
5. Pria Misterius Kabur, Polisi Lakukan Pengejaran
Berdasarkan keterangan saksi, seorang pria terlihat berlari meninggalkan rumah korban tak lama setelah kejadian. Polisi kini telah mengantongi identitas terduga pelaku dan tengah melakukan pengejaran intensif.
Saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik peristiwa tersebut. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa tindak kriminal bisa terjadi di ruang domestik dan menjadi perhatian serius dalam upaya menjaga keamanan masyarakat.
Berita Terkait
-
Bandar Lampung Darurat Parkir, Pelaku Usaha Wajib Sediakan Lahan Sendiri
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban
-
Belum Balik Kerja? Ini 7 Tempat Wisata di Lampung yang Justru Sepi Setelah Lebaran
-
Panen Cuan Lebaran! Toko Oleh-Oleh Diserbu Pemudik, Pengunjung Naik 3 Kali Lipat
-
Arus Balik 2026 Meningkat, Pelabuhan Panjang Akan Dibuka Jika Penyeberangan Penuh
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Sandiwara Anggota TNI AL Gadungan di Bandar Lampung: Jual Motor Kredit Sendiri Tapi Mengaku Dibegal
-
Tak Ada Jawaban dari Balik Pintu, Istri di Lampung Utara Syok Temukan Suami Tewas Tertelungkup
-
Buron Setahun, Pencuri Berkedok Ninja Sarung Diringkus di Panjang
-
Curhat Pilu Bocah Kelas 4 SD di Lampung: Dicabuli Ayah Kandung Saat Ibu Mengadu Nasib di Taiwan
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara