- Cekcok tarif layanan di Bandar Lampung menjelang pagi berujung kekerasan, menewaskan satu perempuan dan melukai satu lainnya.
- Awalnya terjadi adu mulut karena penolakan tagihan, namun sempat dilerai dan tamu akhirnya membayar biaya tersebut.
- Para tamu kembali dan terjadi keributan kedua menggunakan senjata tajam; polisi kini sedang memburu pelaku terkait.
SuaraLampung.id - Persoalan yang bermula dari penagihan tarif “layanan” berubah menjadi tragedi di Bandar Lampung. Cekcok antara tamu dan dua perempuan di sebuah lokasi hiburan berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan satu orang tewas dan satu lainnya luka.
Peristiwa itu terjadi menjelang pagi, saat situasi yang awalnya terkendali perlahan memanas. Berdasarkan keterangan saksi, dua pria yang menjadi tamu ditagih biaya oleh korban. Namun, penagihan tersebut memicu penolakan hingga berujung adu mulut.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari, menjelaskan bahwa konflik dipicu ketidaksepakatan soal pembayaran.
“Berdasarkan keterangan saksi, menjelang pagi kedua tamu ditagih tarif. Karena tidak terima, kemudian terjadi cekcok,” kata Yuni, Selasa (31/3/2026).
Ketegangan yang sempat memuncak itu sebenarnya berhasil diredam. Petugas keamanan di lokasi turun tangan melerai, dan kedua pria tersebut akhirnya membayar tarif yang diminta.
Namun, situasi yang tampak sudah mereda ternyata tidak benar-benar selesai.
Menurut Yuni, kedua pria tersebut diduga kembali ke lokasi tak lama setelah kejadian pertama. Di sinilah konflik kembali pecah, jika kali ini dengan eskalasi yang jauh lebih serius.
“Sempat dilerai, akhirnya keduanya membayar. Namun mereka kembali lagi dan terjadi keributan hingga berujung pada peristiwa tersebut,” ujarnya.
Keributan kedua berujung pada aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam. Dua perempuan yang diduga berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) menjadi korban dalam insiden tersebut.
Baca Juga: Belum Balik Kerja? Ini 7 Tempat Wisata di Lampung yang Justru Sepi Setelah Lebaran
Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar, mengingat konflik yang bermula dari persoalan pembayaran justru berakhir dengan hilangnya nyawa.
Aparat kepolisian kini masih melakukan penyelidikan intensif. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan, sementara sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi secara utuh.
Polisi juga tengah memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
“Penyelidikan masih berjalan, kami mengumpulkan keterangan saksi dan memburu pelaku untuk mengungkap motif serta kronologi lengkapnya,” jelas Yuni.
Berita Terkait
-
Panen Cuan Lebaran! Toko Oleh-Oleh Diserbu Pemudik, Pengunjung Naik 3 Kali Lipat
-
Imsak Bandar Lampung 20 Maret 2026: Waktu Sahur Terakhir, Jangan Sampai Terlewat
-
Cari Lokasi Salat Id Muhammadiyah di Bandar Lampung? Ini Daftar Lengkap per Wilayah
-
Buka Puasa Bandar Lampung 19 Maret 2026 Jam Berapa? Menjelang Magrib, Catat Waktunya
-
Jangan Sampai Terlewat! Imsak Bandar Lampung 18 Maret 2026, Catat Batas Sahur dan Waktu Subuh
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Berburu Mobil Impian di BRI KKB Expo 2026, Digelar di 131 Cabang
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Serba Hemat di Bulan Kemerdekaan, Cek Promo BRI
-
Jalur Kalirejo-Pringsewu Bakal Mulus Oktober Ini, Beton 31 Cm Siap Hadapi Truk Raksasa