Tasmalinda
Senin, 26 Januari 2026 | 23:54 WIB
artikel pecahan desimal dan pecahan silang
Baca 10 detik
  • Mengurutkan pecahan harus memperhatikan nilai pecahan, bukan besar kecil penyebut.

  • Penyebut dapat disamakan atau pecahan diubah ke bentuk desimal.

  • Urutan pecahan ditentukan dari nilai terkecil ke nilai terbesar.

SuaraLampung.id - Mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke terbesar sering membuat siswa ragu, apalagi jika penyebutnya berbeda. Tak sedikit yang akhirnya menebak-nebak tanpa benar-benar paham caranya. Padahal, ada langkah sederhana yang bisa dipakai untuk hampir semua jenis soal.

Agar tidak salah lagi, berikut panduan cara mengurutkan pecahan dari yang terkecil ke terbesar lengkap dengan metode mudah dan contoh yang sering muncul di soal.

Kenapa Mengurutkan Pecahan Sering Salah?

Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:
1. Langsung membandingkan pembilang
2. Terpaku pada besar kecilnya penyebut
3. Tidak menyamakan bentuk pecahan
4. Terburu-buru tanpa cek ulang

Cara Paling Mudah Mengurutkan Pecahan

1. Samakan Penyebut

Jika pecahan memiliki penyebut berbeda, langkah pertama adalah menyamakan penyebut (menggunakan KPK).

Contoh:
½, , ¼

KPK dari 2, 3, dan 4 adalah 12.

Baca Juga: Nelayan di Lampung Ditemukan Tewas Setelah Kapalnya Terbalik Saat Melaut

½ = 6/12
= 4/12
¼ = 3/12
Urutan dari terkecil ke terbesar:
¼, , ½

2. Ubah ke Bentuk Desimal

Cara ini cocok untuk soal cepat dengan jumlah pecahan sedikit.

Contoh:
¾ = 0,75
= 0,4
½ = 0,5

Urutan dari terkecil ke terbesar:
, ½, ¾

3. Perkalian Silang (Cara Kilat)

Load More