- Bupati Pati, Sudewo, kader Partai Gerindra, terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Jawa Tengah.
- Sebelum menjadi bupati, Sudewo pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
- Gaya kepemimpinan Sudewo dikenal tegas, pernah disorot DPRD Pati terkait isu tata kelola jabatan lama.
SuaraLampung.id - Nama Sudewo tiba-tiba jadi sorotan luas. Bupati Pati ini ikut terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memicu rasa ingin tahu publik tentang sosok di balik jabatan kepala daerah tersebut.
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, perhatian pembaca bergeser pada siapa Sudewo sebenarnya, dari afiliasi partai hingga rekam jejak politiknya sebelum kasus ini mencuat ke permukaan.
Berikut 7 fakta profil Sudewo yang membantu publik memahami konteks di balik OTT KPK di Pati.
1. Kader Partai Gerindra
Sudewo diketahui merupakan kader Partai Gerindra. Afiliasi politik ini menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya, baik di tingkat nasional maupun daerah. Nama Gerindra pun ikut disebut dalam diskursus publik seiring mencuatnya OTT KPK di Pati.
2. Pernah Menjadi Anggota DPR RI
Sebelum menjabat sebagai kepala daerah, Sudewo pernah berkiprah di DPR RI. Pengalaman di parlemen nasional membuatnya memiliki jejaring politik luas dan cukup dikenal di kancah politik Jawa Tengah.
3. Kembali ke Daerah dan Terpilih sebagai Bupati Pati
Usai berkarier di pusat, Sudewo kembali ke daerah dan mengikuti kontestasi politik lokal hingga terpilih sebagai Bupati Pati. Kepulangannya ke daerah sempat dipersepsikan sebagai upaya membawa pengalaman nasional ke pemerintahan lokal.
Baca Juga: Menelusuri Kebun Kopi Robusta di Lampung Barat, Dari Lereng hingga Secangkir Kopi Juara
4. Gaya Kepemimpinan Tegas dan Frontal
Selama menjabat, Sudewo dikenal memiliki gaya kepemimpinan tegas dan blak-blakan. Sejumlah kebijakan dan pernyataannya kerap menuai pro dan kontra, bahkan memicu kritik dan aksi protes dari sebagian warga.
5. Sempat Disorot DPRD Pati
Kontroversi yang muncul selama masa kepemimpinannya tak hanya ramai di ruang publik. DPRD Pati sempat menggulirkan wacana politik, termasuk hak angket, meski pada akhirnya tidak berujung pada pemakzulan.
6. Isu Tata Kelola Jabatan Sudah Lama Dibicarakan
Jauh sebelum OTT KPK, di kalangan warga dan aparatur desa beredar isu lama terkait tata kelola jabatan di lingkungan Pemkab Pati. Isu tersebut sebelumnya hanya menjadi bisik-bisik publik, namun kembali disorot setelah penindakan KPK terjadi.
Berita Terkait
-
Cek Fakta Jokowi Terima Suap dari Bupati Lampung Tengah, Benarkah?
-
Mengapa Korupsi Kepala Daerah Kerap Berawal dari Biaya Kampanye Mahal di Lampung?
-
Bupati Lampung Tengah Kena OTT KPK dari Partai Apa? Ardito Ternyata Baru Gabung Golkar
-
Bupati Lampung Tengah Kasus Apa? KPK Ungkap Dugaan Suap Rp 5,7 Miliar hingga Penahanan
-
KPK Tangkap Lima Orang Terkait OTT Bupati Lampung Tengah, Begini Awal Kejadiannya
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Tragedi di Kebun Abung Semuli: Jilbab Robek Disabet Badik, Begal Sadis Ini Akhirnya Tumbang
-
Kepulangan Ibu yang Berujung Tangis: Sang Anak Dihabisi Masa Depannya di Kandang Kambing
-
BRI: Srikandi Pertiwi Diharapkan Dapat Perkuat Semangat Perempuan untuk Terus Berkembang
-
Ditangkap di Rajabasa, Jejak Kelam Pencuri Motor yang Tukar Hasil Kejahatan dengan Sabu
-
Sengit! Dominasi ITB dan IPB di Bursa Rektor Itera: Ini 3 Nama Kandidat