- Polres Lampung Utara menangkap tiga pengedar ekstasi dengan 30 butir barang bukti
- Polisi juga meringkus tiga pengguna sabu di lokasi pesta narkoba
- Para tersangka dan barang bukti kini diamankan di Polres Lampung Utara
SuaraLampung.id - Jaringan peredaran narkoba di Lampung Utara kembali digulung. Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Lampung Utara meringkus tiga pengedar pil ekstasi dan tiga pengguna sabu dalam serangkaian penangkapan yang menghebohkan pada Sabtu (25/10/25).
Operasi pertama dimulai dari laporan masyarakat yang resah akan aktivitas peredaran narkoba jenis ekstasi. Tak buang waktu, tim yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, AKP Ahmad Mardiansyah, segera melakukan penyelidikan intensif.
"Setelah kami selidiki, anggota berhasil mengamankan pelaku MGA di rumahnya, beserta dua rekannya," terang AKP Ahmad Mardiansyah, Sabtu (25/10/25).
Adalah MGA (27) warga Kapten Mistofa, AS (39), dan APS (33), keduanya warga Kelurahan Tanjung Senang, yang tak berkutik saat diringkus.
Dari tangan MGA, polisi menyita barang bukti berupa 30 butir pil ekstasi siap edar dan 3 unit ponsel yang diduga digunakan untuk transaksi. Kini, ketiga tersangka dan barang bukti mematikan itu telah mendekam di Mapolres Lampung Utara.
Mereka terancam dijerat Pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat.
Pesta Sabu Dibubarkan
Di hari yang sama, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Lampung Utara kembali menunjukkan aksinya. Kali ini, target mereka adalah lokasi yang sering dijadikan arena pesta sabu.
Kasi Humas Polres Lampung Utara, AKP Budiarto, membenarkan penangkapan ini.
Baca Juga: Rumah Pesta Narkoba di Dipasena Digerebek, Polisi Temukan Sabu Puluhan Gram dan Senpi Rakitan
"Ketiga pelaku diamankan oleh tim opsnal Sat Narkoba di sebuah rumah beralamat Jalan Kenari, Kelurahan Tanjung Senang," jelasnya, Sabtu (25/10/25).
AJ (30) warga Kelurahan Tanjung Aman, EAS (42) warga Kelurahan Sindang Sari, dan GPR (43) warga Desa Tata Karya Kecamatan Abung Surakarta, harus mengakhiri pesta haram mereka di balik jeruji besi.
Dari lokasi penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang tak bisa mengelak: 1 paket sabu, 1 centong pipet, 2 buah pirek, 1 buah jarum, 1 bong (alat hisap), 1 korek api, dan 3 unit handphone.
"Untuk ketiga pelaku kini sudah diamankan di Polres Lampung Utara guna proses lebih lanjut," tutup AKP Budiarto.
Berita Terkait
-
Rumah Pesta Narkoba di Dipasena Digerebek, Polisi Temukan Sabu Puluhan Gram dan Senpi Rakitan
-
Bandar Narkoba di Lampung Tengah Ternyata Perakit Senpi! Polisi Sita Gambar Desain Revolver
-
Dua Napi Rutan Kotabumi Gagal Kabur, Berakhir Dikeroyok Warga
-
Pria 50 Tahun di Lampung Utara Cabuli Anak di Bawah Umur Hingga Hamil, Diringkus di Pasar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu