-
Dua narapidana Rutan Kotabumi mencoba kabur
-
Petugas dan warga segera menangkap mereka
-
Rutan akan mengevaluasi pengamanan internal
SuaraLampung.id - Insiden menegangkan terjadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotabumi. Dua narapidana, FH (20) dan MR (20), nekat mencoba melarikan diri di tengah kesibukan Rutan pada Jumat sore (15/5/2025), sekitar pukul 15.20 WIB. Namun, upaya pelarian mereka berakhir tragis dan hanya dalam hitungan menit.
Kepala Rutan Kelas IIB Kotabumi, Marthen Butar Butar, menjelaskan bahwa momen pelarian ini dimanfaatkan saat warga binaan lain sedang berolahraga dan beribadah.
"Beruntung, keduanya berhasil kami tangkap kembali hanya dalam hitungan menit," tegas Marthen dikutip dari ANTARA, Sabtu (11/10/2025).
Kisah pelarian ini bermula saat FH, napi kasus kekerasan seksual anak dan pencurian, menyelinap ke klinik tanpa izin petugas.
Di sana, ia bertemu MR, napi kasus penadahan, yang saat itu bertugas sebagai tamping (pembantu petugas) di ruang klinik.
Tanpa pikir panjang, keduanya bersekongkol merusak jendela ruang rawat klinik yang langsung mengarah ke area luar rutan. Suara kaca pecah yang nyaring langsung menarik perhatian petugas di dekat pintu P2U.
"Petugas Bima Zaky Aditya dan Hady Wiranata langsung sigap melakukan pengejaran setelah melihat keduanya berlari keluar," ungkap Marthen. Petugas lain pun segera mensterilkan blok hunian dan melaporkan kejadian ini.
Drama pengejaran pun berlangsung menegangkan. MR berhasil ditangkap di area perkebunan singkong yang berbatasan dengan kebun bambu.
Namun nahas, sebelum petugas tiba, MR sudah lebih dulu dikepung dan dikeroyok warga yang mengira ia adalah pencuri.
Baca Juga: Hati-Hati Langgar HAM Napi Rutan Bandar Lampung Tak Kunjung Bebas Meski Masa Hukuman Usai
Dengan sigap, petugas Bima Zaky Aditya berhasil menyelamatkan MR dari amukan warga, bahkan sempat mengamankan MR dengan tangan kosong sebelum bantuan petugas lain datang.
Tak jauh berbeda, FH juga bernasib apes. Ia ditangkap oleh petugas bernama Erico, setelah sebelumnya sempat pula diamuk warga yang mengira dirinya adalah pelaku pencurian.
"Kedua WBP langsung kami bawa kembali ke Rutan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Marthen.
Pascakejadian, pihak Rutan Kelas IIB Kotabumi langsung bergerak cepat. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan, blok hunian disterilkan, dan area sekitar disisir. Pengawasan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan pun akan dievaluasi secara menyeluruh.
"Kami akan memperketat pengawasan dan melakukan evaluasi internal. Keamanan dan ketertiban di dalam Rutan adalah prioritas utama kami," tutup Marthen, memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Hati-Hati Langgar HAM Napi Rutan Bandar Lampung Tak Kunjung Bebas Meski Masa Hukuman Usai
-
Pria 50 Tahun di Lampung Utara Cabuli Anak di Bawah Umur Hingga Hamil, Diringkus di Pasar
-
Napi Lampung Beraksi, Ratusan Juta Rupiah Melayang Lewat Modus Love Scamming
-
Bocah SD di Lampung Utara Jadi Korban Pencabulan, Pelaku Berhasil Diciduk!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian via BRImo, Nikmati Promo Cashback Menarik
-
Bandar Lampung Dipilih Jadi Barometer Nasional Perang Melawan TBC
-
Halal Bihalal HIKAM Sumatra, Kyai Idris Djamal: Jalan Keselamatan Lewat Ibadah & Cinta Kepada Ulama
-
Ambisi Lampung Jadi Raja Hilirisasi Sumatera: Strategi 4 Kawasan Industri Raksasa Penopang Ekonomi
-
Urat Nadi Way Tenong Terputus! Parosil Instruksikan Sambung Kembali Jalan Padang Tambak