- Sebanyak 121 Koperasi Desa Merah Putih di Lampung telah mulai beroperasi
- Koperasi ini diharapkan mendongkrak ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat
- Empat unit koperasi percontohan juga sudah aktif beroperasi
SuaraLampung.id - Sebanyak 121 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Provinsi Lampung kini telah resmi beroperasi, siap menjadi roda penggerak ekonomi di berbagai pelosok desa.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Samsurizal Ari, menyatakan dari total 2.715 unit koperasi yang telah terbentuk, 121 di antaranya sudah aktif menjalankan usaha.
"Jumlah ini tersebar merata di 15 kabupaten dan kota di Lampung," ujar Samsurizal Ari dikutip dari ANTARA, Kamis (23/10/2025).
Samsurizal menjelaskan bahwa KDMP yang beroperasi ini diharapkan mampu membawa dampak besar bagi perekonomian desa.
"Perkembangan 121 unit koperasi ini terus kami pantau, dan konsolidasi data dengan kabupaten/kota juga terus dilakukan," tambah Samsurizal.
Menariknya, empat unit KDMP yang sebelumnya ditetapkan sebagai proyek percontohan, termasuk salah satunya di Lampung Selatan, kini juga sudah ikut beroperasi. Ini menandakan bahwa model yang telah diuji coba berhasil dan siap direplikasi.
"Dengan beroperasinya koperasi-koperasi ini, kami berharap masyarakat bisa semakin sejahtera karena terjadi perputaran ekonomi lokal yang signifikan," pungkas Samsurizal.
Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Provinsi Lampung, total desa dan kelurahan di Lampung 2.650 unit.
Koperasi Kelurahan Merah Putih berbadan hukum: 211 unit. Koperasi Desa Merah Putih berbadan hukum: 2.505 unit. Total KDMP berbadan hukum: 2.715 unit. (ANTARA)
Baca Juga: Diskes Bandar Lampung Pastikan Belum Ada Kasus Influenza Tipe A, Ingatkan Pesan Penting Ini
Berita Terkait
-
Diskes Bandar Lampung Pastikan Belum Ada Kasus Influenza Tipe A, Ingatkan Pesan Penting Ini
-
Bandar Lampung Siap Jadi Pusat Perdagangan Nasional, Didukung Penuh Pemprov
-
DPRD Telusuri Kasus Siswi SMPN 13 Bandar Lampung Berhenti Sekolah karena Bully, Ini Hasilnya
-
Gubernur Mirza Soroti Lulusan SMA Lampung Cuma 20 Persen yang Kuliah, Ada Apa?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Kinerja Solid dan Komitmen ke Pemegang Saham
-
Lampu Kuning Program MBG! Baru Separuh SPPG di Bandar Lampung yang Terjamin Higienis
-
Way Kanan Menuju Pusat Agro: Menakar Ambisi Hilirisasi Rp150 Triliun di Bumi Lampung
-
Sisi Gelap Penjaga Kafe di Bandar Lampung: Nyabu Dulu Sebelum Maling Kabel PLN di Siang Bolong
-
Kicauan Kebebasan di Tahura Wan Abdul Rachman: 942 Ekor Burung Kembali ke Habitatnya