- DPRD Bandar Lampung temui GDS siswi yang berhenti sekolah karena korban bully
- Temuan DPRD, GDS pindah sekolah atas permintaan keluarga ke pesantren
- Dinas Pendidikan memastikan GDS tetap melanjutkan pendidikan
SuaraLampung.id - Bandar Lampung digegerkan oleh kisah GDS (16), mantan siswi SMPN 13 yang videonya viral mengaku berhenti sekolah karena menjadi korban bullying.
Kisahnya menyebar luas, memancing empati publik, dan tagar #SaveGDS sempat ramai di media sosial. Masalah ini mendapat sorotan dari DPRD Bandar Lampung.
Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, langsung bergerak cepat menelusuri kebenaran di balik video viral tersebut. Pada Kamis (23/10/2025), rombongan Komisi IV mendatangi SMPN 13 dan kediaman GDS.
“Hasil penelusuran kami di lapangan membuktikan bahwa siswi bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri sejak tahun lalu. Orang tuanya sendiri yang tanda tangan surat pindah untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren di Bandar Lampung,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni, sambil menunjukkan bukti surat permohonan pindah sekolah bertanggal 7 Februari 2024 yang ditandatangani ibu kandung GDS.
Kepala Sekolah SMPN 13 Bandar Lampung, Amaroh, mengaku sempat merasa difitnah.
“Kami merasa difitnah ketika muncul kabar seolah-olah sekolah menelantarkan siswi. Padahal kami sudah berusaha menahan dan memberikan perhatian penuh. Kami menghormati keputusan keluarga yang ingin memindahkan GDS ke pesantren,” jelas Amaroh dikutip dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com.
"Jadi, bukan karena bullying apalagi dikeluarkan sekolah, GDS pindah atas keinginan keluarga untuk mendalami ilmu agama. Bahkan, pihak sekolah sempat berulang kali meminta GDS untuk tidak pindah," tambahnya.
Mulyadi Syukri, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, juga memastikan bahwa GDS tidak putus sekolah.
"Kami akan mengawal agar GDS bisa mengikuti ujian dan memperoleh ijazah Paket B. Tidak ada siswa di Bandar Lampung yang boleh putus sekolah,” tegasnya. GDS kini terdaftar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk menyelesaikan pendidikan setara SMP.
Baca Juga: Cemburu Berujung Petaka: Wanita di Bandar Lampung Rusak Bagian Sensitif Kekasih Gelap
Ketua Komisi IV DPRD Asroni mengingatkan semua pihak agar menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran berharga. Pentingnya komunikasi yang terbuka antara guru, murid, dan orang tua sangat krusial.
“Jangan sampai kesalahpahaman di dunia maya justru mencederai dunia pendidikan,” ujarnya.
Anggota Komisi IV DPRD Bandar Lampung Dewi Mayang Suri Djausal, Heti Friskatati, Agus Purwanto, dan Sulistiani turut hadir dalam kunjungan tersebut.
Berita Terkait
-
Cemburu Berujung Petaka: Wanita di Bandar Lampung Rusak Bagian Sensitif Kekasih Gelap
-
Siswi SMP Disekap di Penginapan di Bandar Lampung Diduga Dilecehkan, Ibu Korban Histeris
-
Pemkot Bandar Lampung Target Wisatawan Naik 14 Persen, Apa Saja yang Ditawarkan?
-
Waspada! Puluhan SPPG di Bandar Lampung Belum Kantongi Izin Kesehatan
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Pria di Jabung Lampung Timur Tewas Ditembak Senpi Ilegal, Polisi Buru Pelaku
-
Imsak Jam Berapa di Bandar Lampung? Cek Jadwal Imsak 10 Maret 2026
-
Jelang Mudik Lebaran 2026, Ini Program Servis Kendaraan di Bengkel Toyota dan Honda Lampung
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung Hari Ini, Senin 9 Maret 2026: Maghrib Jam Berapa?
-
Perbanas dan BRI Beberkan 3 Strategi Perbankan Hadapi Risiko Global