- Diskes Bandar Lampung memastikan belum ada laporan influenza tipe A
- Masyarakat diimbau menerapkan protokol kesehatan untuk cegah influenza
- Gaya hidup sehat penting untuk menjaga imunitas tubuh
SuaraLampung.id - Musim pancaroba identik dengan penyakit. Pergantian cuaca ekstrem, dari panas menyengat ke hujan lebat dan sebaliknya, seringkali membuat daya tahan tubuh kita menurun. Nah, salah satu penyakit yang jadi langganan adalah influenza.
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, memastikan hingga saat ini, belum ada laporan kasus influenza tipe A.
"Sampai dengan saat ini belum ada laporan terkait influenza tipe A," tegas Muhtadi pada hari Kamis (23/10/2025) dikutip dari ANTARA.
Diskes sudah mengonfirmasi ke berbagai fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit. Hasilnya nihil kasus influenza tipe A.
"Kami sudah meminta informasi tersebut ke FKTP dan FKRTL, tidak ditemukan adanya pasien yang menderita Influenza tipe A," tambahnya.
Influenza memang jadi momok di musim pancaroba. Muhtadi menjelaskan, perubahan cuaca yang drastis bisa membuat imunitas tubuh goyah.
Ditambah lagi, suhu yang lembap saat musim hujan itu ibarat "surga" bagi bakteri, virus, atau jamur untuk bertahan hidup lebih lama dan berkembang biak.
Diskes Bandar Lampung punya resep jitu agar terhindar dari influenza, yaitu dengan kembali menerapkan protokol kesehatan.
- Cuci Tangan Pakai Sabun: Jangan malas! Basuh tanganmu dengan sabun dan air mengalir. Ini adalah garda terdepan melawan kuman!
- Pakai Masker: Terutama saat di keramaian atau jika merasa tidak enak badan.
- Jaga Jarak: Minimal satu meter, ya!
- Hindari Kerumunan: Kurangi risiko penularan di tempat ramai.
- Kurangi Mobilitas: Jika tidak ada keperluan mendesak, lebih baik di rumah saja.
"Protokol kesehatan ini sangat penting diterapkan masyarakat jika tidak ingin tertular influenza," tegas Muhtadi.
Selain itu, gaya hidup sehat juga jadi kunci.
Baca Juga: Bandar Lampung Siap Jadi Pusat Perdagangan Nasional, Didukung Penuh Pemprov
Diskes mendorong masyarakat untuk kembali menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Yaitu cek kesehatan rutin, hindari rokok, rutin berolahraga, konsumsi makanan seimbang seperti perbanyak buah dan sayur. Selanjutnya adalah minum vitamin bila perlu, istirahat cukup dan menjaga kebersihan lingkungan.
"Ini pun harus dilakukan masyarakat agar terhindar dari penyakit," pungkasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bandar Lampung Siap Jadi Pusat Perdagangan Nasional, Didukung Penuh Pemprov
-
DPRD Telusuri Kasus Siswi SMPN 13 Bandar Lampung Berhenti Sekolah karena Bully, Ini Hasilnya
-
Cemburu Berujung Petaka: Wanita di Bandar Lampung Rusak Bagian Sensitif Kekasih Gelap
-
Siswi SMP Disekap di Penginapan di Bandar Lampung Diduga Dilecehkan, Ibu Korban Histeris
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRI Hadirkan Inovasi untuk Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Bea Cukai Bakar 44 Juta Rokok Ilegal: Kerugian Negara Rp44 Miliar Terselamatkan
-
Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit
-
Perkuat Investasi Hijau dan Berkelanjutan, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026
-
Siaga Dampak Kesehatan Gunung Anak Krakatau: 15 Daerah di Lampung Dibagi ke 5 Zona Rujukan