SuaraLampung.id - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lampung Tengah meringkus seorang bandar narkoba yang beroperasi di tengah perkebunan sawit.
Pada Selasa siang (2/9/2025), Tim Satres Narkoba berhasil meringkus seorang pria berinisial AM (38), warga Kampung Komering Putih, Kecamatan Gunung Sugih, yang disinyalir kuat sebagai bandar kakap. Bukan di rumah mewah, melainkan di sebuah "markas" tersembunyi di tengah perkebunan sawit.
"Lokasi ini bukan warung biasa, melainkan pusat transaksi dan pesta narkoba yang rapi terorganisir," terang Kasat Narkoba Polres Lampung Tengah AKP Eko Heri.
"Dari sana, kami menyita empat plastik kecil sabu seberat 5 gram, timbangan digital, dan alat isap," lanjutnya.
Tak hanya itu, tiga gubuk semi permanen yang punya fungsi khusus—pos pantau, tempat transaksi, dan lokasi pakai narkoba—langsung dilalap api setelah dibakar aparat.
Dihadang Warga, Polisi Tak Gentar!
Misi evakuasi tersangka dan barang bukti mendadak mencekam. Petugas dihadang oleh sekelompok warga yang mencoba menghalangi jalan. Pohon-pohon ditumbangkan, batu-batu besar menumpuk, semua demi menutup akses keluar.
"Mereka berusaha keras agar kami tidak bisa keluar dari lokasi penggerebekan," ungkap AKP Eko menggambarkan situasi yang sarat ketegangan.
Meski demikian, Tim Satres Narkoba tak gentar. Dengan sigap, mereka berhasil mengatasi hambatan dan membawa AM beserta seluruh barang bukti ke Mapolres Lampung Tengah untuk proses hukum lebih lanjut. AM kini dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Baca Juga: Mahasiswa Dikeroyok Usai Pergoki Dugaan Pengecoran BBM di SPBU Terbanggi Besar
AKP Eko Heri juga tak lupa mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi narkoba. "Narkoba bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga menghancurkan orang lain. Kami butuh dukungan penuh dari masyarakat," tegasnya.
"Jika ada informasi mencurigakan terkait narkoba, jangan ragu untuk melaporkan kepada kami. Mari bersama wujudkan Lampung Tengah yang bersih dari narkoba!"
Tag
Berita Terkait
-
Mahasiswa Dikeroyok Usai Pergoki Dugaan Pengecoran BBM di SPBU Terbanggi Besar
-
Ratusan Siswa Keracunan MBG, Pemkot Bandar Lampung Buka Suara
-
5 Petinggi HIPMI Lampung Direhabilitasi Usai Pesta Narkoba, BNN Ungkap Alasannya
-
MBG Jadi Petaka: Ratusan Siswa di Bandar Lampung Keracunan, E. Coli Mengintai!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas