- BNN Lampung memutuskan merehabilitasi lima petinggi HIPMI Lampung yang terciduk pesta narkoba
- Kelima petinggi HIPMI, masing-masing berinisial MR, SA, RG, WL, dan SP
- Barang bukti berupa tujuh butir ekstasi ditemukan di lokasi penggerebekan di hotel bintang lima
SuaraLampung.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung memutuskan untuk merehabilitasi lima petinggi Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung yang terciduk sedang melakukan pesta narkoba beberapa hari lalu di salah satu hotel bintang lima.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Kasi Intelijen Bidang Pemberantasan BNNP Lampung, Aryo Harry Wibowo saat dikonfirmasi melalui ponselnya.
"Semuanya ada 10 dan kemarin sudah kita lakukan assessment," kata Aryo Harry Wibowo, Selasa (2/9/2025).
Ia melanjutkan para pengguna kedepan diwajibkan untuk melapor selama dua bulan. Untuk saat ini, lanjut dia, pihaknya masih memburu penyalur pil ekstasi yang diberikan kepada para pengguna.
"Kita masih kembangkan. Kalau menurut dari mereka beli sama RBT (DPO) yang sekarang masih kita cari," katanya.
Sebelumnya, beberapa hari lalu BNN Lampung menggerebek sebelas orang yang diantaranya merupakan lima petinggi dan pengurus HIPMI dalam pesta narkoba di salah satu hotel bintang lima.
Dalam penggerebekan tersebut, Tim BNN Lampung mengamankan barang bukti berupa tujuh butir pil ekstasi empat berlogo transformers warna kuning biru dan tiga butir berlogo minion warna kuning. Untuk lima orang petinggi HIPMI tersebut berinisial MR (35), SA (35), RG (34), WL (34), dan SP (35).
Kasi Intelijen Bidang Pemberantasan BNNP Lampung, Aryo Harry Wibowo membenarkan bahwa pihaknya tengah menahan sepuluh orang tersebut terkait pesta narkoba.
"Ada 11, namun sepuluh yang positif narkoba," katanya, Minggu (31/8/2025).
Baca Juga: MBG Jadi Petaka: Ratusan Siswa di Bandar Lampung Keracunan, E. Coli Mengintai!
Ia melanjutkan 11 orang tersebut ditangkap pada Kamis (28/8/2025). Dalam penggerebekan tersebut, Tim BNN Lampung mengamankan barang bukti berupa tujuh butir pil ekstasi empat berlogo transformers warna kuning biru dan tiga butir berlogo minion warna kuning.
"Lima orang HIPMI berinisial MR (35), SA (35), RG (34), WL (34), dan SP (35). Sedangkan yang lainnya seorang pemandu lagu," kata dia.
Lima petinggi HIPMI yang terdiri dari pengurus dan anggota tersebut ditahan lantaran pihak BNN berencana akan melakukan asesmen.
Menurut dia, berdasarkan aturan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), barang bukti yang diamankan harus sebanyak delapan baru dapat ditetapkan sebagai tersangka.
"Ternyata banyak barang yang sudah dipakai. Tapi hanya ditemukan tujuh barang bukti pil ekstasi, jadi mereka ini kategorinya pemakai. Penahanan sampai hari Minggu dan Senin baru kemungkinan akan dilakukan asesmen lebih lanjut,” katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
MBG Jadi Petaka: Ratusan Siswa di Bandar Lampung Keracunan, E. Coli Mengintai!
-
Deflasi di Lampung, BI: Biaya Pendidikan Turun, Harga Bahan Pangan Stabil
-
Terbongkar di Lampung Utara! Sindikat Pemalsuan SIM Lintas Provinsi: Ancaman di Balik Kemudi Palsu
-
Ojol Lampung Berduka: Gelar Doa Bersama untuk Affan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot